Bangun Jamban di Rumah Warga, Pemkot Serang Anggarkan Dana Sebesar Rp 3 Miliar

Sebagai ibu kota Provinsi Banten, ternyata masih terdapat warga di Kota Serang yang di rumahnya belum mempunyai jamban.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MILDANIATI
Wali Kota Serang saat meninjau hasil pembangunan Jamban di RT 13/02 Kampung Kroya Indah Permay, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Kamis (30/12/2021) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Sebagai ibu kota Provinsi Banten, ternyata masih terdapat warga di Kota Serang yang di rumahnya belum mempunyai jamban.

Wali Kota Serang, Syafrudin, mengatakan 30 ribu rumah di Kota Serang masih belum mempunyai jamban.

Untuk itu, pihak Pemerintah Kota Serang memberikan bantuan sebanyak 149 jamban untuk warga di Kelurahan Kasemen, Kota Serang.

Phak Pemerintah Kota Serang menganggarkan dana sebesar Rp 3 Miliar.

"Semua totalnya Rp 3 Miliar," ujar Wali Kota Syafrudin saat ditemui usai meninjau hasil pembangunan jamban di RT 13/02 Kampung Kroya Indah Permay, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Kamis (30/12/2021).

Baca juga: Jadi Ibu Kota Provinsi Banten, 30 Ribu Rumah di Kota Serang Belum Punya Jamban

Tak hanya memberikan bantuan jamban, pihak Pemkot Serang juga membuat kamar mandi untuk warga Kasemen.

Di mana, pihaknya menggangarkan dana sebesar Rp 7,5 juta.

"Masing-masing yaitu di Kelurahan Kasunyatan dibuat 21 jamban, Margaluyu 7, Kasemen 18, Kilasah 10, Bendung 29, Terumbu 19, Warung Jaud 47 jumlahnya untuk Kecamatan Kasemen 49," terangnya.

Walaupun pihak Pemerintah Kota Serang sudah memberikan bantuan pembuatan jamban, namun kata dia, jumlah itu masih kurang sekitar 30.000 unit.

"Jamban jumlah keseluruhan yang belum jambanisasi 30.000 yang sudah terealisasi baru 4.000 masih butuh 30.000," paparnya.

Baca juga: LIPUTAN KHUSUS: Ribuan Rumah di Kota Serang Tanpa Jamban, LPPM Untirta: Berdampak pada Aspek Ekonomi

Untuk itu, dia menargetkan, agar ke depan masyarakat
tidak berpangku tangan pada pemerintah Kota Serang untuk membuat jamban.

"Target semoga masyarakat tidak berpangku tangan ke pemerintah jadi ada kesadaran masyarakat agar tergerak," paparnya.

Atas dasar itu, dia berharap agar masyarakat termotivasi membangun jamban sendiri.

"Saya berharap masyarakat lain termotivasi bangun jamban sendiri," katanya.

Baca juga: LIPSUS: Puluhan Ribu Keluarga di Kota Serang Tanpa Jamban, Apa Kata Wali Kota Syafrudin?

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Serang, Iwan Sunardi membenarkan jika di Kota Serang yang belum jambanisasi sebanyak 30.000 unit.

"Iya masih banyak sekitar 30 ribu lagi, harapannya ke depan semoga masyarakat engga bergantung ke pemerintah," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved