Telan Biaya Rp 48 Miliar, RSUD Kota Serang Disebut Dibekali Teknologi Tinggi
Telan Biaya Rp 48 Miliar, RSUD Kota Serang Dibekali Teknologi Tinggi dan Anti Radiasi
Penulis: mildaniati | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati
TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Direktur RSUD Kota Serang, Teja Ratri mengatakan, Gedung RSUD Kota Serang menelan biaya Rp 48 Miliar.
Gedung RSUD Kota Serang sudah memiliki lift, anti radiasi serta teknologi tinggi.
"Secara keamanan sudah terstandarisasi," katanya saat ditemui di lokasi, Rabu (5/1/2022).
Baca juga: Pemkot Serang Target 15 Hari Gedung Terpadu RSUD Kota Serang Rampung
Dari Rp 48 miliar, Rp 14 miliar untuk pembelian peralatan dan alat kesehatan untuk di gedung terpadu.
"Ada Panoramic, CT Scan, Dental Risk, PCR, Bad ICU dan lainnya," tuturnya.
Di RSUD Kota Serang sendiri, ada dua proyek pembangunan.
Pertama gedung dilatasi untuk penambahan kapasitas tempat tidur, seluruhnya ada 120 tempat tidur sesuai dengan syarat rumah sakit tipe C, yang minimal ada 100 tempat tidur.
"Penambahannya 59 tempat tidur terdiri dari ruang tempat tidur anak, dan empat ruang isolasi," ungkapnya.
Selanjutnya, kata Teja, pembangunan gedung RSUD ini bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).
Yaitu pembanguan gedung terpadu, ada enam unit pelaynanan yakni laboratorium Sentral, pelayanan radiologi, feka, retinalogi, HCU, NICU dan ICU.
"Kalau gedung terpadu unit penunjang saja," jelasnya.
"PHO nya itu kan 15 hari dari perpanjangan waktu, kemudian kita harus stop opname dulu."
"Dan ada hal-hal yang berkenaan dengan izin prinsip, seperti radiologi, meskipun instalasi sudah selesai, tapi karena proses perizinannya belum, tidak bisa digunakan" sambungnya.
Ia menuturkan, kontraktor pembangunan RSUD Kota Serang sudah mengajukan perpanjangan waktu terkait pembangunan RSUD Kota Serang gedung terpadu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/direktur-rsud-serkot-teja-ratri.jpg)