Breaking News:

Begini Cara Gengster di Tangerang Komunikasi Lewat Medsos, Tawuran Pakai Sajam hingga Bom Molotov

Media sosial menjadi sarana untuk berkomunikasi antar dua kelompok gengster di Kabupaten Tangerang.

Editor: Glery Lazuardi
DW Indonesia via Kompas
Ilustrasi akun media sosial Twitter 

TRIBUNBANTEN.COM - Media sosial menjadi sarana untuk berkomunikasi antar dua kelompok gengster di Kabupaten Tangerang.

Mereka berkelahi menggunakan berbagai macam senjata tajam dan bom jenis molotov.

"Dalam aksi tawuran ini mereka juga sebelumnya sudah janjian di media sosial, ini juga kita pantau di media sosial dan patroli sehingga kita bisa tahu mereka melakukan tawuran," papar Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Sering Buat Onar, 28 Anak di Tangerang Ketahuan Miliki Sajam & Bom Molotov

Tidak hanya senjata tajam, lanjut Zain, ada beberapa gangster di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang yang menggunakan bom jenis molotov.

"Molotov ini bahaya, bisa menyebabkan kebakaran dan korban melepuh."

"Tentunya, hal ini bisa terungkap karena kita mendapat informasi dari masyarakat," jelas dia.

Sebagai informasi, Polresta Tangerang mengamakan puluhan anggota gengster yang membawa senjata tajam saat beraksi di Kabupaten Tangerang.

Ada tiga kecamatan di Kabupaten Tangerang yang rawan tawuran antar ganster yang didominasi oleh anak-anak di bawah umur.

Baca juga: Bom Molotov di LBH Yogyakarta, YLBHI Catat 7 Teror Ancaman Serupa Selama 2021

Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, pihaknya dalam dua hari yakni 8 dan 9 Januari 2022 berhasil mengamankan 28 anggota gengster.

Ketiganya diamankan di Kecamatan Cikupa, Panongan, dan Balaraja.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved