Breaking News:

Sering Buat Onar, 28 Anak di Tangerang Ketahuan Miliki Sajam & Bom Molotov

Sejumlah anak di bawah umur di Kabupaten Tangerang mempunyai senjata tajam dan bom molotov.

Editor: Glery Lazuardi
Kompas.com
Ilustrasi senjata tajam 

TRIBUNBANTEN.COM - Sejumlah anak di bawah umur di Kabupaten Tangerang mempunyai senjata tajam dan bom molotov.

Selama dua hari mulai dari 8-9 Januari 2022, aparat Polresta Tangerang mengamankan 28 anggota gengster.

Mereka diamankan di Kecamatan Cikupa, Panongan, dan Balaraja.

"Di mana, dari tiga lokasi ini kita mengamankan kurang lebih geng motor ini kurang lebih 28 orang," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, di Mapolresta Tangerang, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Hari Ini Minyak Goreng Harga 14 Ribu per Liter untuk Warga Kota Tangerang, Cek Lokasi dan Syaratnya

Menurutnya, dari 28 orang di atas, Polresta Tangerang menetapkan 16 di antaranya sebagai tersangka.

Sebanyak 16 tersangka anggota gangster itu terdiri dari dua orang dewasa, 12 anak di bawah umur serta dua orang lainnya yang masih buron.

Rinciannya, di Polsek Panongan ada 18 orang diamankan, dan 11 dijadikan tersankga dengan barang bukti empat buah celurit lalu, dua golok.

Wilayah Polsek Cikupa, diamankan tiga dan satu ditetapkan sebagai tersangka karena membawa celurit.

Kemudian, Polsek Balaraja mengamankan enam orang, di mana empat di antaranya ditetapkan sebagai tersangka dan dua lainnya berstatus buron.

"Untuk di Balaraja ini selain mengamankan celurit kita juga mengamankan bom jenis molotov. Aksi pelemparan bom molotov ini tidak hanya sekali, ternyata mereka sudah melakukan hal ini sebanyak empat kali," papar Zain.

Baca juga: Waduh! 2.678 Wanita asal Tangerang Gugat Cerai Suami, Penyebab Utama Gara-gara Hal Ini

Ke-16 tersangka tersebut pun disangkakan Pasal UU Darurat Nomor 12 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Untuk tersangka yang ketahuan membawa bom jenis molotov dikenakan Pasal 187 dengan ancaman delapan tahun penjara.

"Untuk anak di bawah umur kita berkoodinasi dengan Lapas maupun dinas sosial terkait untuk terus kita lakukan pembinaan. Kita juga mengimbau kepada masyarakat, apabila menemukan geng motor jangan segan-segan melapor polisi atau 110," pungkas Zain.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Tiga Kecamatan di Kab Tangerang Rawan Gengster Didominasi Anak-anak Bersajam dan Bom Molotov

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved