Breaking News:

Wali Kota Serang Bakal Kenai Denda Kepala Disdukcapil Jika Pelayanan Melebihi 1 Jam

Wali Kota Serang Bakal Kenai Denda Kepala Disdukcapil Jika Pelayanan Kependudukan Melebihi 1 Jam

Penulis: mildaniati | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Mildaniati
Wali Kota Serang Syafrudin saat ditemui di Disdukcapil, Senin (10/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Wali Kota Serang bakal kenai denda Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Serang, jika pelayanan pembuatan kartu identitas melebihi 1 jam.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Syafrudin usai melaunching lobby pelayanan administrasi kependudukan, dan pencatatan sipil di Kantor Disdukcapil Kota Serang.

"Kalo mengurus lebih dari 1 jam maka saya nyatakan kadisnya harus didenda," ujarnya, Senin (10/1/2022).

Ia menuturkan, bahwa dulu pelayanan kependudukan di Disdukcapil memakan waktu berbulan-bulan.

Baca juga: Pindah Domisili Tak Perlu Surat Pengantar RT, Dirjen Dukcapil: Cukup Tunjukan KK Saja

"Sekarang (pelayanan-red) tidak sampai 1 jam sudah jadi, sekarang pelayanan lengkap sudah masuk loket, setengah jam jadi," sambungnya. 

Selain itu, bagi pihak Disdukcapil juga bisa melayani di kecamatan, dan tempat umum lain.

"Datang ke RT/RW yang penting warganya banyak, sekarang banyak perbaikan dari melahirkan sampai meninggal, pernikahan non muslim, semuanya dilayani," katanya.

Disdukcapil juga memiliki alat perekam sebanyak 8, yang sebelumnya hanya 3.

"Sekarang ada 8 baik mobile dan di tempat sudah siap, semoga masyarakat puas dengan kependudukan di Kota Serang," katanya.

Sementara itu, Kadisdukcapil Kota Serang, Dul Barid mengaku kurang dari 50 menit pembuatan kartu identitas sudah beres.

Yang terpenting persyaratan dan datanya dipenuhi secara lengkap.

Terkait pernyataan walikota, yang akan mendenda Kadisdukcapil jika pelayanan lebih dari 1 jam, dia mengaku menjadikannya sebagai motivasi.

Baca juga: Antisipasi Calo, Disdukcapil Kota Serang Dekatkan Pelayanan Ke Masyarakat

"Kalau mau mendenda itu sebagai motivator saja, agar lebih giat dan respek lagi, semangat dalam melayani masyarakat Kota Serang," jelasnya.

"Semua adminduk, yang perekaman baru harus dikirim dulu ke pusat untuk penanggalan, minimal 3 hari ada lagi nanti," sambungnya.

Selama ini, menurut Dul Barid, yang membuat mengantri di kantornya lantaran masyarakat terkendala dipersyaratan.

"Mereka belum paham sehingga lama, kalau sudah lengkap nanti juga cepet, jaringan memang jadi kendala, mati listrik jika dari pusat tidak terkoneksi semoga ada dukungan dari Kementrian," paparnya. 

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved