Gempa Banten
BMKG: Titik Gempa Berada di Laut Selatan Banten, 132 kilometer dari Pandeglang
BMKG: Titik Gempa Berada di Laut Selatan Banten, 132 kilometer dari Pandeglang
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait gempa di Banten Selatan.
Kepala BMKG Indonesia Dwikorita Karnawati mengatakan, gempa terjadi di laut Banten Selatan, berjarak 132 kilometer dari Pandeglang, di kedalaman 10 kilometer.
"hasil monitoring kami, berada di 132 kilometer dari Pandeglang," ujar Dwikorita saatmemberikan keterangan persnya, Jumat (14/1/2022) pukul 18.00 WIB.
Gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat subduksi.
Baca juga: Sore Ini Telah Terjadi 4 Gempa yang Guncang Banten, Magnitudo 6,6 dan 3 Gempa Susulan Lainnya
Gempa ini berkekuatan magnitudo 6,7 terjadi wilayah Banten pada Jumat (14/1/2022) pukul 16.05 WIB.
Lalu ada gempa susulan Magnitudo 5,7 guncang Banten, Jumat (14/1/2022) pukul 16.49 WIB.
Hal tersebut disampaikan Bandan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika lewat akun resmi Instagramnya.
Gempa ini berada di koordinat 7.03 LS, 105.25 BT atau 54 kilometer barat daya Sumur, Banten.
"Info Gempa Mag:5.7, 14-Jan-22 16:49:21 WIB, Lok:7.03 LS, 105.25 BT (54 km Barat Daya SUMUR-BANTEN), Kedalaman:10 Km," kata Dwikorita.
Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari:
I MMI
Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.
II MMI
Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.
III MMI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/bmkg-memberikan-keterangan-pers-terkait-gempa-di-banten-jumat-1412022.jpg)