Cerobong Asap Industri Terbakar di Serang, Telan Kerugian Hingga Rp 70 juta
Cerobong Asap Industri Terbakar di Kecamatan Kopo Kabupaten Serang, Telan Kerugian Hingga Rp 70 juta
Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari
TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Kebakaran yang melanda pabrik PT Shinta Woo Sung di Kawasan Sangereng, Desa Gabus, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Sabtu (22/1/2022) pagi.
Setidaknya, petugas pemadam kebakaran (damkar) membutuhkan waktu sekitar lima jam untuk memadamkan si jago merah.
Kepala BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana mengatakan, titik api bermula dari mesin cerobong asap yang bermasalah.
Baca juga: Cerita Warga soal Kebakaran yang Hanguskan Ponpes Darunnajah 4, Terdengar Suara Ledakan Keras
Sehingga menimbulkan api dan membesar, sampai menyebabakan kebakaran.
"Iya peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 pagi dan pada pukul 10.12 api baru berhasil dipadamkan," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu.
Nana membeberkan, dalam peristiwa ini tidak memakan korban jiwa.
Hanya terjadi kerugian material.
"Tidak ada korban jiwa, dan kerugian ditaksir kurang lebih Rp 70 juta," katanya.
Baca juga: Kronologi Kebakaran di Pondok Pesantren Darunnajah 4, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Sejauh ini, ia pun belum mengetahui kronologi peristiwa kebakaran tesebut yang membakar satu unit crobong asap di pabrik tersebut.
Untuk melakukan penangan kebakaran, pihaknya memberangkatkan 1 unit whater supply kapasitas 5000 liter.
Api berhasil dipadamkan ada pukul 10.12 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kebakaran-cerobong-asap.jpg)