Harga Minyak Satu Harga Rp 14 Ribu Belum Diterapkan Pedagang di Pasar Anyar Tangerang, Ini Alasannya

Harga Minyak Satu Harga Rp 14 Ribu Belum Diterapkan Pedagang di Pasar Anyar Tangerang, Ini Alasannya

Editor: Ahmad Haris
TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro
Pedagang di pasar Anyar Tangerang belum menerapkan harga Rp 14.000/ liter karena dari distributor belum ada barangnya dan pedagang masih menjual stok minyak goreng yang masih harga tinggi. 

TRIBUNBANTEN.COM KOTA TANGERANG- Penerapan harga minyak satu harga sebesar Rp 14 ribu, belum berlaku di Pasar Anyar Kota Tangerang sampai dengan hari ini.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah resmi memberlakukan kebijakan satu harga minyak goreng.

Yakni sebesar Rp14 ribu per liter di seluruh pasar tradisional Indonesia.

Tetapi faktanya, sampai hari ini pedagang di Pasar Anyar belum menerapkan kebijakan Kemendag tersebut.

Baca juga: Minyak Goreng Kemasan di Pasar Rangkasbitung Bisa Rp 20.000/Liter, Pedagang Ingin Solusi Pemerintah

Engguan salah satunya, pedagang sembako di Pasar Anyar, Kota Tangerang itu belum berlakunya harga murah minyak goreng Rp 14 ribu, lantaran pasokan minyak goreng yang seharusnya dijual murah, belum tersedia.

Stok minyak murah tersebut belum tersedia pada distributor para pedagang.

Sehingga harga minyak yang dijual masih stok yang lama yang harganya meroket.

"Saya sudah tahu informasinya kalau harga minyak murah mulai hari ini, tapi stok barang (minyak) belum ada di distributor," ujar Engguan seperti dikutip dari Tribuntangerang.com, Rabu (26/1/2022).

"Jadi kita masih jual harga minyak goreng yang mahal kemarin, karena stok yang kita punya ya masih stok yang kemarin," imbuhnya.

Lebih lanjut Engguan menerangkan, perubahan harga murah tersebut telah terdaftar pada distributor, namun wujud kemasan minyak goreng belum dikirim dari pabrik.

"Tadi sales distributor datang kesini kalau menjelaskan harga minyak sudah turun, tapi dia bilang barangnya belum ada, atuh gimana kalau begitu coba," tuturnya.

Engguan pun mengharapkan, agar setiap kebijakan yang diterapkan pemerintah, dapat diterapkan dengan baik hingga ke pasar.

Pasalnya, puluhan masyarakat mendatangi toko Engguan pada hari ini, ketika mengetahui kebijakan pemerintah tersebut.

Namun, Engguan tidak dapat berbuat banyak, lantaran kenyataan yang berbeda.

"Hari ini sudah lebih dari 10 pelanggan datang mau membeli minyak murah itu, tapi saya bilang enggak ada."

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved