Breaking News:

Kopi Mengandung 'Viagra' dan Paracetamol Diungkap BPOM, Bahayakah?

Terungkap, produksi kopi mengandung bahan kimia obat. Ini diungkap oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Editor: Glery Lazuardi
Tribun Timur
Ilustrasi minum kopi 

TRIBUNBANTEN.COM - Terungkap, produksi kopi mengandung bahan kimia obat.

Ini diungkap oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pihak BPOM menemukan kopi yang mengandung bahan kimia obat seperti sindenafil dan paracetamol.

Untuk diketahui, Sildenafil adalah obat untuk mengatasi disfungsi ereksi atau impotensi pada pria.

Parasetamol atau asetaminofen adalah obat analgesik dan antipiretik yang banyak dipakai untuk meredakan sakit kepala ringan akut, nyeri ringan hingga sedang, serta demam.

Baca juga: BBPOM Jakarta Buka Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate, Berakhir 18 Februari 2022

Ketua BPOM Penny K Lukito mengatakan, dalam kemasan kopi tersebut tertera izin BPOM yang dipastikan palsu.

Kopi kemasan itu beredar di Bandung dan Bogor. Kopi instan saset itu bermerek Kopi Cleng, Kopi Bapak, dan Kopi Jantan.

"Masyarakat harus hati-hati. Walaupun ada tertera izin edar Badan POM, bisa dimungkinkan pemalsuan."

"Itulah kenapa kita perlu mengecek BPOM mobile, kalaupun kita sudah melakukan check kemasan, label, kedaluwarsa, tapi tetap harus cek kembali apa betul izin edarnya itu adalah betul-betul tidak palsu," kata Penny dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (4/3/2022).

Penny mengatakan, penggunaan bahan pangan yang mengandung bahan kimia obat ini berisiko pada kesehatan, seperti gangguan jantung dan gangguan hati.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved