Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Kiai di Indramayu Diserang saat Wirid Bareng Santri dan Istrinya
Tak Ada Angin Tak Ada Ujan, Kiai di Indramayu Diserang saat Wirid Bareng Santri dan Istrinya
Azun Mauzun menceritakan, kejadian di malam mencekam itu berawal saat pelaku tiba-tiba mendatangi kediaman Gus Farid.
Hanya saja, di dalam rumah itu hanya ada istri dan keponakan Gus Farid.
Pelaku pun menanyakan keberadaan kiai muda tersebut.
Istri dari Gus Farid hanya menjawab bahwa suaminya tidak ada di rumah.
Namun, setelah mendapat jawaban itu, pelaku yang sempat keluar rumah, beberapa saat kemudian masuk lagi.
Di dalam rumah, pelaku justru langsung menyerang istri dan keponakan Gus Farid hingga terluka.
Tak puas melukai keluarga Gus Farid, pelaku langsung menuju musala Pesantren An-Nur yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah Gus Farid.
Gus Farid yang serang wirid bersama para santri pun dihebohkan dengan kehadiran pelaku.
Ia masuk ke dalam musala dan langsung melakukan penyerang untuk kali kedua.
"Lokasi penyerangannya di pengimaman musala," ujar Azun.
Dalam hal ini, pihaknya sangat menyesalkan kejadian tersebut.
Terlebih penyerangan tersebut dilakukan terhadap seorang kiai.
Baca juga: Bukan Gosong, Petugas Cium Wangi Harum saat Evakuasi Jasad Santri Korban Kebakaran Ponpes Karawang
Saat ini, pelaku sudah diamankan polisi.
Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Luthfi Olot Gigantara, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Polisi pun masih melakukan penyelidikan mengenai peristiwa tersebut.
Selain itu, polisi juga sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
"Pelaku sudah kami amankan," ujar dia.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul KRONOLOGI Detik-detik Kiai Muda di Indramayu Diserang Saat Wirid di Musala, Istri Juga Terluka