Breaking News:

Gadis Berkebutuhan Khusus Dirudapaksa Seorang Kakek, Korban Diancam akan Disantet jika Nekat Melapor

Kasus rudapaksa menimpa seorang gadis berkebutuhan khusus di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Serambi Indonesia/Net
Ilustrasi:Seorang gadis di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, berinisial NR (14), diperkosa empat orang pria, Kamis (24/12/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Nasib nahas menimpa seorang gadis bekebutuhan khusus sebut saja Melati (25) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Ia menjadi korban rudapaksa seorang kakek berinisial KM (64).

Saat melakukan aksi bejatnya, pelaku mengancam akan menyantet korban jika ia membeberkan kepada orang lain.

Baca juga: Dirudapaksa Ayah Kandung, Remaja 14 Tahun di Balaraja Hamil dan Kini Alami Trauma Berat

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton membenarkan kasus ini.

Ia mengatakan, pihaknya sudah mengamankan kakek asal Kecamatan Gempol itu.

"Tersangka mengancam korban akan disantet menjadi gila," ujar Anton saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Kabupaten Cirebon, Selasa (8/3/2021) malam.

KM saat menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (8/3/2021) malam.
KM saat menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (8/3/2021) malam. (Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi)

Baca juga: MN, Warga Petir Kabupaten Serang Tega Rudapaksa Anak Tirinya, hingga Hampir Diamuk Massa

Ia mengatakan, dari pengakuannya tersangka melakukan perbuatan bejat itu dua kali di lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.

Selain itu, antara korban dan tersangka juga telah saling mengenal karena bertetangga meski jarak rumahnya tidak terlalu dekat.

Aksi tidak terpuji itu terbongkar setelah korban bercerita kepada ibunya sehingga langsung dilaporkan ke Satreskrim Polresta Cirebon.

Baca juga: PILU Bocah 7 Tahun di Ciputat Tangsel Dicekoki Minuman Keras, Lalu Dirudapaksa

Pasalnya, korban yang ayahnya telah meninggal dunia itu selalu terbuka dan kerap bercerita tentang hal apa pun kepada ibunya.

"Kami berhasil mengamankan tersangka pada Senin (7/3/2022) malam dan kini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut," kata Anton.

Anton menyampaikan, barang bukti yang diamankan dalam kasus tersebut, di antaranya, pakaian yang dikenakan korban saat kejadian, hasil visum, dan lainnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, KM dijerat Pasal 285 KUHP dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Kakek di Cirebon Ancam Korban Bakal Disantet Jadi Gila Setelah Merudapaksa, Dilakukan di Kebun Bambu

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved