Breaking News:

Mulai April 2022, Melebihi Batas Kecepatan dan ODOL di Jalan Tol Bakal Kena Tilang Elektronik

Untuk mengetahui pelanggaran overloading, akan menggunakan alat weight in motion (WIM).

TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Polisi sedang memantau kondisi lalu lintas di persimpangan di Kota Serang sekaligus untuk sosialisasi tilang elektronik atau ETLE 

TRIBUNBANTEN.COM - Tilang elektronik di jalan tol mulai diterapkan pada April 2022.

Ada dua jenis pelangggaran utama yang terdeteksi di jalan tol, yaitu over dimension dan over loading (ODOL) dan batas kecepatan.

Untuk mengetahui pelanggaran overloading, akan menggunakan alat weight in motion (WIM).

WIM terpasang di tujuh titik, yaitu Tol Jagorawi, JORR Seksi E, Jakarta-Tangerang, Padaleunyi, Semarang seksi ABC, Ngawi-Kertosono, dan Surabaya-Gempol.

Baca juga: Cara Mengurus Tilang Elektronik atau ETLE, Denda Hanya Ditransfer dan Kembaliannya Bisa Diambil

Adapun pelanggaran batas kecepatan memakai speed camera.

Tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) itu berlaku sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009.

Penerapan akan dilakukan Korlantas Polri dan PT Jasa Marga Tbk mulai April 2022.

Pada tahap awal hingga 30 Maret 2022, para pelanggar hanya akan mendapat surat teguran.

"Setelah itu ditindak," ujar Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan, dikutip dari NTMC Polri, Senin (14/3/2022).

ETLE berlaku di jalan tol Jasa Marga, dengan sebaran 8 unit di Jabodetabek dan Bandung, 22 unit di tol Trans-Jawa dari Jakarta hingga Kertosono, serta satu unit di luar Pulau Jawa.

Menurut Aan, penegakan hukum berbasis ETLE tersebut berlaku di semua jalan tol di Indonesia di bawah pengelolaan Jasa Marga.

“Kamera ETLE akan bekerja selama 24 jam untuk mengawasi semua pelanggaran yang terjadi. Dipasang juga di titik rawan kecelakaan,” ucap Aan.

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved