2.500 Jasad Tentara Rusia Dipulangkan, Dikirim dari Belarusia Pakai Helikopter dan Kereta
Mayat anggota militer Rusia yang tewas dalam pertempuran dikirim ke negara asal. Mayat itu dikirim menggunakan kereta api dan helikopter.
TRIBUNBANTEN.COM - Mayat anggota militer Rusia yang tewas dalam pertempuran dikirim ke negara asal.
Mayat itu dikirim menggunakan kereta api dan helikopter.
Sejumlah prajurit Rusia yang terluka dirawat di rumah sakit di wilayah Gomel, Belarus.
Informasi itu disampaikan oleh Radiyo Svaboda, media setempat.
Baca juga: 420 KK di Kecamatan Setu Gunakan Jamban Helikopter, Bertahan Selama 30 Tahun
Dikutip dari laman Ukrinform, Jumat (18/3/2022), seorang pegawai Rumah Sakit Klinis Regional Gomel mengatakan kepada surat kabar itu bahwa hingga akhir pekan lalu, lebih dari 2.500 mayat telah dibawa dari Belarus ke Rusia melalui jalur darat dan udara.
"Kami dirawat dengan cedera domestik di rumah sakit Mozyr. Ada begitu banyak orang Rusia yang terluka di sana, sangat mengerikan. Suara erangan kesakitan mereka memenuhi seluruh rumah sakit ini, tidak mungkin untuk mendengarkan itu," kata warga Gomel.
Sementara itu sumber lain dari kalangan petugas medis menyampaikan bahwa sekitar 100 orang Rusia menjalani operasi di Mozyr pada hari Minggu saja, lalu pada hari berikutnya yakni Senin, ada lebih banyak lagi yang dirawat.
"Semua dokter, termasuk terapis dan otolaryngologist, terlibat dalam perawatan dan operasi mereka (pasukan Rusia). Begitu pula dengan warga setempat yang masih menerima bantuan medis, namun masalah seperti ini mungkin muncul dalam waktu dekat," kata sumber itu.
Baca juga: Sempat Hilang usai Sebut Putin Psikopat, Model Rusia Ditemukan Tewas dalam Koper Setahun Kemudian
Di sisi lain, rumah sakit lapangan lengkap telah didirikan di Narovlya.
"Ada banyak tenda militer di lokasi bekas depot motor, ada juga dapur lapangan dan fasilitas binatu. Hampir tidak mungkin menghitung korban luka, tapi jelas ini mencapai ratusan," kata warga Narovlya.
Perlu diketahui, mereka yang terluka saat ini tidak hanya dibawa menggunakan bus PAZ dan palang merah, namun juga helikopter.
"Mereka yang terluka tidak ditinggalkan lama di sana. Sedangkan mereka yang tewas 'ditambal' di sini dan dibawa ke Mozyr serta Gomel. Mayatnya kemudian dikirim menggunakan kereta api dari Mozyr ke Rusia," jelas warga Narovlya.
Sumber lain dari Narovlya mencatat bahwa pusat distrik mereka kini sedang diubah menjadi semacam kota militer, di mana penduduk setempat tidak diperbolehkan berada di sana.
"Saat ini kami memiliki banyak peralatan dan militer yang dikerahkan di sana. Mereka (pasukan Rusia) tinggal di berbagai tempat yang belum digunakan. Di distrik bekas penggergajian kayu, peralatan sedang diperbaiki setelah rusak dalam pertempuran di Ukraina," kata warga Narovlya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Lebih dari 2.500 Jasad Prajurit Rusia Dikirim dari Gomel Belarus ke Rusia
More than 2,500 bodies of Russian soldiers sent from Gomel Belarus to Russia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kendaraan-pengangkut-personel-lapis-baja-rusia-apc-terbakar.jpg)