Breaking News:

KPU Masih Gunakan Kotak Suara Kardus untuk Pemilu 2024, Sebut Anggaran Bisa Dihemat 60 Persen

Bilik suara dan kotak suara berbahan kardus akan tetap digunakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pemilu 2024 mendatang.

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Petugas KPPS membawa kotak suara berisi surat suara Pilpres dan Pileg hasil pencoblosan Pemilu 2019 di TPS 41 untuk dikembalikan ke PPS Andir menggunakan perahu melintas banjir di RT 01 RW 13, Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/4/2019) dini hari. Penghitungan surat suara di TPS yang berada di lokasi banjir itu baru selesai Kamis sekitar pukul 00.30 WIB dan kotak suara diangkut perahu sekitar pukul 01.30 WIB. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

TRIBUNBATEN.COM - Bilik suara dan kotak suara berbahan kardus akan tetap digunakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada  Pemilu 2024 mendatang.

Hal tersebut terungkap dalam simulasi pemungutan dan penghitungan suara dengan desain surat suara dan formulir yang disederhanakan untuk  Pemilu 2024.

Adapun simulasi digelar di halaman Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (22/3) kemarin.

Baca juga: Elit Politik Coba Gocek Rakyat, BEM Tolak Tunda Pemilu 2024 dan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Padahal, penggunaan bilik suara dan  kotak suara berbahan  kardus ini menuai sorotan dari masyarakat pada Pemilu 2019.

Banyak yang menilai bahan  kardus ini rawan untuk dibobol.

Namun menurut Komisioner KPU RI  Evi Novilda Ginting Manik, tidak ada masalah terkait penggunaan bahan  kardus ini.

“Enggak ada masalah. Kan enggak ada persoalan yang penting  kotak suara itu mengamankan surat suara,” kata Evi di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat.

“Kalau surat suara bisa diamankan dengan kotak yang terbuat dari kertas karton, itu enggak ada persoalan apalagi kemudian dengan pilihan KPU terhadap kotak suara dari kertas karton itu kita lakukan efisiensi,” ujarnya.

Evi mengatakan, pemilihan  kotak suara dari  kardus sengaja dilakukan demi menghemat  anggaran Pemilu.

Tercatat,  anggaran  Pemilu 2024 diusulkan KPU sebesar Rp 76 triliun.

“Ya artinya ada penghematan dan kita tidak lagi buat  kotak suara dari kaleng atau alumunium yang dalam pembuatan butuh biaya besar juga selain kita harus memeliharanya. Kita perlu gudang juga, kalau ini kan siap pakai saja,” ucap Evi.

Pemilihan kotak suara dari bahan kardus ini juga sebagai bentuk transparansi KPU.

Baca juga: Ada Dugaan Kongkalikong di Isu Penundaan Pemilu 2024 dan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Sebab, di tengah  kotak suara dibuat transparan agar isi dari surat suara di dalam bisa terlihat.

“Sebenarnya di KPU kabupaten/kota masih ada yang memiliki kotak suara dari kaleng tapi yang kaleng tidak lagi memenuhi syarat transparansi. Kalau sekarang ada transparan itu kan, sehingga jadi syarat pengadaan kotak suara di pemilu 2019, maka kita cari model baru dari kotak suara kita supaya transparan,” kata Evi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved