Kapan Pandemi Covid-19 di Indonesia Akan Jadi Endemi? Ini Syaratnya
Pandemi Covid-19 di Indonesia menunjukkan ke arah yang lebih baik. kasus aktif Covid-19 di Indonesia berjumlah 129.621 orang
TRIBUNBANTEN.COM - Pandemi Covid-19 di Indonesia menunjukkan ke arah yang lebih baik.
Pada 27 Maret, dosis vaksin Covid-19 dosis pertama sudah mencapai 94,06 persen. Sedangkan, pada dosis kedua yaitu 75,7 persen.
Sementara itu, kasus aktif Covid-19 di Indonesia berjumlah 129.621 orang yang menandakan makin sedikit orang yang sedang terinfeksi virus corona.
Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 27 Maret 2022: Kasus Batu Bertambah 3.077, Turun Dibanding Hari Kemarin
Kapan status pandemi Covid-19 di Indonesia akan berubah menjadi endemi?
Seperti dilansir dari Kompas.com, keamanan digital dan kemampuan mengatasi kesenjangan digital mempunyai arti penting dalam mempercepat pemulihan global.
Pandemi Covid-19 telah mempercepat adopsi teknologi digital di semua negara, terutama negara anggota G20.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengingatkan arti penting keamanan digital dan kemampuan mengatasi kesenjangan digital yang mungkin terjadi.
“Meski pandemi Covid-19 telah mempercepat adopsi teknologi digital, kekhawatiran tentang keamanan digital, akses internet yang bermakna, serta pengoptimalan data internet tetap relevan,” ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk melanjutkan diskusi tentang topik ini sebagai sarana untuk memandu pemulihan global yang lebih kuat melalui pemanfaatan teknologi digital
Menurut Menkominfo, saat ini terdapat lebih dari 75 persen pemimpin global di sektor publik dan swasta menganggap kemampuan digital organisasi secara signifikan membantu pengembangan ketahanan organisasi.
“Berdasarkan laporan Deloitte pada 2021, ini termasuk kemampuan untuk pulih lebih cepat dari guncangan mendadak seperti pandemi Covid-19,” ungkapnya.
Baca juga: Apakah Lakukan Vaksin Covid-19 saat Sedang Puasa Dapat Membatalkan? Simak Penjelasan MUI & Kemenkes
Mengutip laporan UNCTAD tahun 2021, Menteri Johnny mengajak seluruh delegasi dalam Forum DEWG G20 mempertimbangkan meningkatnya kesenjangan dalam kesiapan digital.
“Seperti kurangnya akses ke jaringan mobile broadband yang masih terjadi pada 23 persen populasi di Least Developing Countries (LDCs),” ujarnya.
Menkominfo 1st DEWG AYH-7.jpg
Secara khusus, Menkominfo menekankan potensi kesenjangan yang relevan harus diatasi terkait dengan masalah konektivitas dan pemulihan pasca-COVID-19, keterampilan digital dan literasi digital serta Aliran Data Bebas dengan Kepercayaan (DFFT) dan Aliran Data Lintas Batas (CBDF).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/foto-pandemi-covid-19-di-indonesia-menunjukkan-ke-arah-yang-lebih-baik.jpg)