Breaking News:

Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1443 Hijriah, Berikut Penjelasannya

Berikut ini panduan penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1443 H. Panduan ibadah itu dibuat oleh Dewan Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia

Editor: Glery Lazuardi
Tribunnews.com
Ramadan Mubarak. 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini panduan penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1443 H.

Panduan ibadah itu dibuat oleh Dewan Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia (DPP MUI).

DPP MUI menerbitkan Surat Keputusan (SK) bernomor Kep-38/DP-MUI/III/2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H.

SK tersebut diterbitkan pada Rabu, 30 Maret 2022.

Baca juga: Niat Puasa dan Doa Berbuka Puasa Ramadan 1443 H Lengkap dalam Tulisan Arab, Latin dan Artinya

Berikut ini panduan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H berdasarkan SK Dewan Pimpinan MUI:

1. Dalam mengawali ibadah puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H, umat Islam mengikuti hasil keputusan pemerintah melalui sidang itsbat yang didahului konsultasi dengan MUI dan mendengar pandangan ormas-ormas Islam dan instansi terkait berdasarkan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

2. Mengacu pada Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19 dan melihat kondisi wabah Covid-19 yang sudah terkendali, maka semua hukum penyelenggaraan ibadah yang selama pandemi Covid-19 ada kemudahan (rukhsah) kembali kepada hukum asal (azimah) antara lain:

Kewajiban menyelenggarakan shalat Jumat

Merapatkan kembali shaf saat shalat berjemaah

Menyelenggarakan aktivitas ibadah yang melibatkan orang banyak, seperti jemaah shalat lima waktu dan shalat tarawih.

Baca juga: Jelang Ramadan, Bahan Pokok Naik Bersamaan, Pedagang Curhat Pembeli Menurun: Tahun Ini Lebih Parah!

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved