Antrean Mengular di SPBU Demi Beli Pertalite, Pengendara: Pertamax Mahal Banget

Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Serang mengalami peningkatan antrean pengisian bahan bakar Pertalite.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/DESIPURNAMA
Antrean pembeli BBM Pertalite di SPBU Sentul 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Serang mengalami peningkatan antrean pengisian bahan bakar Pertalite.

Peningkatan antrean itu karena pengguna kendaraan bermotor memilih untuk mengisi bahan bakar Pertalite bukan Pertamax.

Suherman, warga Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, mengaku sudah beralih menggunakan Pertalite sejak kenaikan harga Pertamax.

"Kerasa banget, dulu (Pertamax,-red) Rp 25 ribu sudah penuh, sekarang baru setengah lebih dikit,” keluhnya saat ditemui di SPBU Ciagel, Kabupaten Serang, Rabu (6/4/2022).

Baca juga: Stok Pertalite Dipastikan Aman untuk Hadapi Arus Mudik, Pertamina: Kami juga menyiapan SPBU Siaga

Sekarang, untuk memenuhi tangki sepeda motor matic-nya, Pria berusia 45 tahun ini harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 35 ribu, selisih sekitar Rp 10 ribu dari sebelumnya.

Selain itu, ia juga mengaku harus sabar jika ingin membeli Pertalite. Karena disetiap SPBU yang dijumpai akan selalu antre.

Yang jadi masalah, menurutnya, ketika jumlah konsumen Pertalite makin banyak tapi di sisi lain Nozel atau tempat pengisiannya tidak bertambah.

“Ya pasti jadi lebih panjang antreannya, apalagi pas jam-jam sibuk kayak pas jam pulang kerja,” lanjutnya.

Antrean Pertalite cukup panjang juga terlihat di SPBU Sentul.

Salah seorang konsumen, Wiwi mengaku harus mengantre lebih lama dari biasanya untuk membeli bahan bakar di SPBU tersebut.

"Lebih lama pasti, kalau pas sore pulang kerja malah bisa 10 menit lebih,” kata Puput.

Baca juga: Harga LPG 3 Kg dan Pertalite Bakal Naik? Airlangga: Kami Akan Umumkan

Sebenarnya kalau mau cepat bisa saja dia membeli bahan bakar Pertamax, yang siang itu antreannya terlihat sekali perbedaannya dengan antrean Pertalite.

Saat sepeda motor yang antre Pertalite ada belasan, di jalur Pertamax tak terlihat ada antrean.

"Tapi kan mahal banget, kalau kemarin engga papa lah selisih seribu sampai dua ribu,” ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved