Gunung Anak Krakatau Erupsi Jumat Dini Hari, Keluarkan Abu 1.000 Meter di Atas Puncak

Erupsi GAK ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi sekitar 5 menit 5 detik.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Tribunnews/Jeprima
Anggota TNI saat melakukan pemantauan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dari KRI Torani 860 di perairan Selat Sunda, Banten, Kamis (27/12/2018). Petugas pos pengamatan Gunung Anak Krakatau mencatat ada sembilan kali letusan dalam satu menit, jumlah ini menurun dibandingkan hari sebelumnya yang terjadi letusan 14 kali per menit. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berada di perairan Selat Sunda kembali erupsi, Jumat (15/4/2022) pukul 03.27.

Berdasarkan informasi dari akun instagram @krakatau_ca_cal, GAK erupsi dengan kolom abu teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak atau 1.157 meter di atas permukaan laut.

Selain itu, juga berwarna putih hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya.

Baca juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi, Wahidin Halim: Tenang Saja

Erupsi GAK ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi sekitar 5 menit 5 detik.

Hingga saat ini GAK masih berstatus waspada atau masuk dalam level 2.

Dan direkomedasikan kepada masyarakat atau wisatawan untuk tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved