Gunung Anak Krakatau Erupsi Jumat Dini Hari, Keluarkan Abu 1.000 Meter di Atas Puncak
Erupsi GAK ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi sekitar 5 menit 5 detik.
Penulis: desi purnamasari | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berada di perairan Selat Sunda kembali erupsi, Jumat (15/4/2022) pukul 03.27.
Berdasarkan informasi dari akun instagram @krakatau_ca_cal, GAK erupsi dengan kolom abu teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak atau 1.157 meter di atas permukaan laut.
Selain itu, juga berwarna putih hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya.
Baca juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi, Wahidin Halim: Tenang Saja
Erupsi GAK ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi sekitar 5 menit 5 detik.
Hingga saat ini GAK masih berstatus waspada atau masuk dalam level 2.
Dan direkomedasikan kepada masyarakat atau wisatawan untuk tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/tni-memantau-aktivitas-anak-krakatau.jpg)