Apa Benar Kata Menteri Luhut, Banyak Induk Perusahaan Sawit Berkantor di Luar Negeri?

Apa Benar Kata Menteri Luhut, Banyak Induk Perusahaan Sawit Berkantor di Luar Negeri?

Tayang:
Editor: Ahmad Haris
Grafis Tribunnews
Kolase Foto Menteri Luhut dan Presiden Jokowi. 

Sementara itu, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) di sektor pertanian pada periode 2015 - pertengahan 2021 masih didominasi investasi perkebunan sawit.

Investor kelapa sawit terbesar justru berasal dari Singapura.

Sementara investor asal Malaysia berada di peringkat kedua.

Kepala Sub Direktorat Sektor Agribisnis Kementerian Investasi/BKPM Jumina Sinaga mengatakan investor asing PMA subsektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan di Indonesia berasal dari Singapura (53,7 persen) dan Malaysia (15,8 persen).

"Hal ini sejalan dengan investasi perkebunan sawit yang sebagian besar berasal dari kedua negara tersebut," kata dia dikutip dari Antara.

Baca juga: BREAKING NEWS Ribuan Warga ke Alun-alun Cilegon, Rp 65.000 Dapat 5 Kg Beras, Minyak Goreng, & Gula

Jumina menjelaskan, realisasi PMA sektor pertanian pada periode 2015-Maret 2021 mencapai 9,5 miliar dolar AS atau berkontribusi sekitar 5,2 persen dari terhadap total PMA di Indonesia.

Sementara itu, penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada periode tersebut mencapai Rp 173,9 triliun atau berkontribusi 9,1 persen terhadap total PMDN di Indonesia.

"PMA sektor pertanian didominasi di Kalimantan dan Sumatera," kata Jumina.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benarkah Banyak Induk Perusahaan Sawit Berkantor di LN?"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved