SOSOK Penemu Jasad Eril di Bendungan Engehalde, Setiap Tahun Ada 15-20 Korban di Sungai Aare

Setelah 14 hari pencarian, putra Ridwan Kamil bernama Emmeril Kahn Mumtadz akhirnya ditemukan.

Editor: Glery Lazuardi
kompas tv
Koresponden Kompas TV di Swiss, Krisna Diantha Akassa menjelaskan kondisi Bendungan Engehalde itu. 

TRIBUNBANTEN.COM - Setelah 14 hari pencarian, putra Ridwan Kamil bernama Emmeril Kahn Mumtadz akhirnya ditemukan.

Pemuda akrab disapa Eril itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Bendungan Engehalde, Bern, Swiss pada Rabu (8/6/2022).

Pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendapatkan informasi dari Kepolisian Swiss bahwa jasad Eril ditemukan oleh polisi penjaga pintu air.

"Dari hasil komunikasi dengan kepolisian setempat bahwa jenazah Eril ditemukan oleh kepolisan penjaga pintu air," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Kamis (9/6/2022) malam.

Baca juga: Ridwan Kamil Lihat Kondisi Eril: Jasadnya Masih Utuh, Wangi Seperti Daun Eucalyptus

Kendati demikian, Dedi tak secara rinci menyebutkan nama pintu air yang dimaksudkannya itu.

Menurut Dedi, pihak KBRI Bern di Swiss akan menyerahkan jasad Eril akan ke pihak keluarga oleh.

"Selanjutnya akan ada penyerahan di KBRI oleh kepolisian setempat kepada pihak keluarga," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Eril hilang terseret arus di Sungai Aare, Bern, Swiss, pada 26 Mei 2022.

Setelah Eril dikabarkan hilang, Polri melalui Divisi Hubungan Internasional terus melakukan koordinasi dengan Kepolisian Swiss terkait perkembangan pencarian Eril.

Pihak keluarga sebelumnya juga menyatakan Eril telah meninggal dunia.

Namun, pencarian masih terus dilakukan hingga di hari ke-14 jasad Eril berhasil ditemukan.

Duta Besar RI (Dubes RI) untuk Swiss Muliaman Hadad menjelaskan, kepolisian Kanton Bern langsung bertemu keluarga dan pihak KBRI Bern setelah mendapatkan informasi awal terkait penemuan jenazah yang diduga Eril pada Rabu kemarin.

Eril ditemukan pada Rabu pagi waktu Swiss, yakni pada pukul 06.50.

"Atau jam 11.50 waktu Indonesia barat (WIB)," ujar Muliaman dalam konferensi pers yang diadakan secara virtual.

Setelah melaporkan penemuan awal, otoritas setempat menjalankan prosedur yang berlaku.

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved