Video Call Atalia-Ridwan Kamil Usai Mandikan Jenazah Eril, Tangis Sang Bunda Pecah

Atalia Praratya menangis saat video call dengan Ridwan Kamil, suaminya. Momen itu terjadi saat Ridwan Kamil mengabarkan soal keberadaan Emmeril Kahn

Editor: Glery Lazuardi
Instagram/ataliapr
Foto kenangan Eril (kiri) dan foto Ridwan Kamil bersama sang istri dan putrinya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Atalia Praratya menangis saat video call dengan Ridwan Kamil, suaminya.

Momen itu terjadi saat Ridwan Kamil mengabarkan soal keberadaan Emmeril Kahn Mumtadz.

Untuk diketahui, jenazah Emmeril Khan Mumtadz (Eril) telah ditemukan pada Rabu (9/6/2022) pagi waktu Swiss.

Jasadnya ditemukan di Bendungan Engehalde di Bern, setelah 14 hari pencarian di Sungai Aare.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) pun langsung bergegas terbang ke Swiss untuk menjemput sang putra.

Terbaru, Ridwan Kamil melalui akun Instagramnya, @ridwankamil, menyebut telah bertemu dengan jenazah Eril, Jumat (10/6/2022).

Unggahan Ridwan Kamil yang menyerukan takbir atas ditemukannya jenazah Eril.
Unggahan Ridwan Kamil yang menyerukan takbir atas ditemukannya jenazah Eril. (Instagram/ridwankamil)

Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya, pun turut membagikan momen dirinya saat melakukan video call bersama Emil yang berada di Swiss.

Video call ia lakukan usai prosesi pemandian jenazah putranya.

Dalam video yang Atalia unggah melaui Instagram storynya @ataliapr, terlihat Atalia didampingi keluarga bercakap dengan Ridwan Kamil.

"MasyaAllah," ucap Atalia seraya menangis.

Melalui akun Instagramnya pula, Atalia mengungkap kondisi jenazah anaknya.

Menurut Atalia, jenazah Eril ditemukan dalam kondisi utuh, lengkap, dan bersih.

"Alhamdulillah Allahu Akbar!

Ditemukannya a Eril dalam keadaan utuh, lengkap, bersih, tampan, tersenyum, dan wangi setelah 14 hari menghilang, membuat saya yakin yakinnya bahwa Allah menjaga dan memuliakannya," tulis Atalia melalui akun Instagramnya, @ataliapr, Jumat (10/6/2022).

Atalia mengatakan, dengan telah ditemukannya jenazah Eril, dirinya sudah lega dan hilang sudah kegundahan yang selama ini ia rasakan.

"Hilanglah kini segala kekhawatiran dan gundah yang selama ini kami rasakan. Dari resah kini berubah menjadi rasa syukur yang begitu dalam, karena tentu tidak ada yang lebih diinginkan oleh seorang hamba selain berada dalam liputan kasih sayang Allah di akhir hidupnya. Husnul khatimah.

Baca juga: SOSOK Penemu Jasad Eril di Bendungan Engehalde, Setiap Tahun Ada 15-20 Korban di Sungai Aare

Allahu Akbar
Allahu Akbar
Alhamdulillah ya Allah
terima kasih atas segala kasih sayangmu kepadanya," lanjutnya.

Di akhir postingannya, Atalia menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian Eril selama 14 hari.

"Terima kasih pula yang saya sampaikan kepada semua yang turut membantu dalam proses pencarian sampai kepulangannya; otoritas swiss, pemerintah RI, KBRI, keluarga, sahabat, dan masyarakat, serta semua yang mendukung dari berbagai belahan dunia.

Alhamdulillah
Jazakumullahu khairan katsiran Kekuatan ikhtiar dan doa memang maha dahsyat.

Sayang semua. Mohon doa agar diberi cuci dalam proses pemulangan A Eril ke Indonesia," tulisnya.

Foto terakhir Atalia dan Eril sebelum insiden hilangnya Eril pada Kamis (26/5/2022) di Sungai Aare Swiss.
Foto terakhir Atalia dan Eril sebelum insiden hilangnya Eril pada Kamis (26/5/2022) di Sungai Aare Swiss. (Instagram @ataliapr)

Eril Ditemukan

Jasad Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril ditemukan di Bendungan Engehalde di Bern, Swiss, pada Rabu (8/6/2022) pukul 6.50 waktu setempat.

Jasad Eril ditemukan setelah dua minggu tenggelam di Sungai Aare, Bern.

Koresponden Kompas TV di Swiss, Krisna Diantha Akassa menjelaskan kondisi Bendungan Engehalde itu.

"Saya berada di lokasi ditemukannya Almarhum Eril

Ini adalah pintu air atau bendungan kedua setelah TKP sungai dibagi dua satu akan terus mengalir satu lagi dialirkan ke turbin itu untuk pembangkit tenaga listrik

Kurang jelas di mana ditemukan lokasi ini tapi kalau menyangkut ya disitu pintu air yang ada jeruji air nya deras di sini sangat deras dan orang tidak boleh berenang

Kira-kira satu kilo dari sini sudah harus turun terus naik ke atas

Baca juga: Jasadnya Utuh Ridwan Kamil Bongkar Kondisi Eril saat Ditemukan: Wajah Menghadap Kanan, Badan Harum

Ini bendungannya bendungan di sini nah pintu air di sana untuk listrik. Jadi kalau dia masuk pasti tersangkut di daerah sana.

Ini air sangat deras, kemungkinan besar adalah ke tempat ini.

Ini logis karena setiap pintu air ada jeruji menahan sebelum air masuk turbin dan apa saja yang mengalir tersangkut sehingga tidak masuk ke turbin".

Ridwan Kamil, gubernur Jawa Barat, disebut telah menerima jasad Emmeril Kahn Mumtadz.

Rencananya, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril akan dibawa ke Indonesia untuk kemudian dimakamkan.

"Pengadilan telah memberikan jasad Eril kepada keluarga," kata Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein, Muliaman Dharmansyah Hadad dalam konferensi pers, Kamis (9/6/2022)

Selanjutnya jasad Eril akan dibawa ke Indonesia. Pihak KBRI akan mengawal hingga tiba di tanah air.

"KBRI juga akan melakukan pengawalan hingga jasad Eril tiba di Indonesia," ujarnya.

Otoritas kepolisian Bern mengumumkan telah menemukan Emmeril Kahn Mumtadz.

Emmeril Kahn Mumtadz ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah selama dua minggu dilakukan pencarian.

Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril (23) akhirnya ditemukan.

Eril ditemukan di air Bendungan Engehalde di Bern pada Rabu (8/6/2022) pukul 06.50 waktu setempat.

Jasad Eril berada di cekungan luapan bendungan.

Eril sapaan Emmeril Kahn Mumtadz ditemukan meninggal dunia pada Rabu, 8 Juni 2022.

"Pada Rabu pagi, seorang pria tak bernyawa diselamatkan dari Aare di bendungan Engehalde di Bern," tutur Jaksa Penuntut Umum Daerah Bern-Mitteland dalam keterangan resminya.

"Almarhum adalah warga negara Indonesia yang mengalami kecelakaan di Aare pada 26 Mei 2022," ucapnya menambahkan.

Baca juga: Jenazah Eril Nyangkut di Pintu Air, Ini Video Penampakan Bendungan Engehalde di Bern

Eril ditemukan tidak lama sebelum pukul 6.50 pagi waktu setempat.

"Seorang pria tak bernyawa ditemukan terbaring di air di bendung Engehalde di Bern," kata Jaksa Penuntut Umum Daerah Bern-Mitteland.

Spesialis dari polisi maritim polisi kanton Bern pun dapat menemukan mayat di cekungan luapan bendung dan kemudian menyelamatkannya.

"Hanya dapat ditentukan bahwa pria itu sudah mati," ujar Jaksa Penuntut Umum Daerah Bern-Mitteland.

Sementara itu, penyelidikan forensik yang dilakukan mengungkapkan bahwa almarhum adalah warga negara Indonesia yang telah hilang di Aare sejak Kamis, 26 Mei 2022, yakni Eril.

"Pria berusia 22 tahun itu pergi berenang di sungai dan mengalami keadaan darurat. Dia tenggelam akibat kecelakaan ini," tutur Jaksa Penuntut Umum Daerah Bern-Mitteland.

Sejak Eril dinyatakan hilang, langkah-langkah pencarian intensif pun telah dilakukan.

Sejumlah layanan darurat mencari orang hilang dari darat dan air juga diterjunkan, antara lain, drone, perahu, penyelam, dan anjing polisi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tangis Haru Atalia saat Video Call Ridwan Kamil usai Prosesi Memandikan Jenazah Eril

Haru Atalia cries during Ridwan Kamil's Video Call after the Procession of Bathing Eril's Body

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved