Tips Cara Mudah Memulai Bisnis Jual Hewan Kurban di Kota Serang, Manfaatkan Momentum Idul Adha
Untuk memulai usaha jual hewan kurban membutuhkan modal minimal Rp 500 juta. Hewan kurban itu dijual saat Hari Raya Idul Adha
Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini cara mudah memulai bisnis jual-beli hewan kurban.
TribunBanten.com membuat tips cara mudah memulai bisnis jual-beli hewan kurban.
Usaha jual beli hewan kurban itu memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Adha.
Untuk di wilayah Kota Serang, Banten, para pedagang hewan kurban memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Adha untuk berjualan
Baca juga: Resep Sate Sapi Bumbu Kelapa yang Mudah Dibuat, Sajian Istimewa Hari Raya Idul Adha 2022
Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com, di sejumlah bahu jalan terdapat pedagang yang membuka lapak hewan kurban
Para pedagang itu sudah mulai berjualan sejak dua minggu sebelum Hari Raya Idul Adha.
Adapun hewan kurban yang dijual, yaitu sapi, kerbau, kambing dan domba.
Pemilik Lapak Bogara Asrem bernama Dadang Rahmat Taufik mengaku membutuhkan modal minimal Rp 500 juta sampai Rp 1 Miliar untuk berjualan.
"Modal relatif minimal harus megang 500 juta sampai 1 miliar," ujarnya saat ditemui di lapak miliknya di depan Kantor Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin (4/7/2022).
Omzet dari hasil penjualannya biasanya mencapai Rp 3 Miliar.
"Biasanya omzet Rp 3 Miliar," terangnya.
Namun saat ini, omzet penjualannya berkurang, diperkirakan berada di kisaran Rp 1,5 Miliar.
"Sekarang paling sekitar 1,5 Miliar omsetnya," jelasnya.
Profit dari omzet Rp 1,5 Miliar itu, biasanya dia menerima sekitar 10 % .
"Paling untung 10 % dari omzet," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/pemilik-lapak-bogara-asrem-hewan-kurban-bernama-h-dadang-rahman-taufik.jpg)