Breaking News:

Dirut PLN Rasakan Sendiri Hematnya Mobil Listrik, Hanya Butuh Rp 3.750 Tempuh Jarak 10 Km

Dari sisi emisi, kendaraan listrik lebih rendah dibandingkan kendaraan BBM.

dokumentasi PLN
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo sudah membuktikan sendiri hematnya mobil listrik dibandingkan yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM). 

TRIBUNBANTEN.COM - Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo sudah membuktikan sendiri hematnya mobil listrik dibandingkan yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM).

Secara energi, satu liter bensin bisa dipakai mobil berjalan sejauh 7-10 kilometer.

Jika jarak 10 km, mobil BBM butuh satu liter.

Adapun mobil listrik hanya butuh 1,5 kilowatthour (kWh).

"Satu liter bensin Rp 12.000, sementara 1 kWh ini harga di Charge-in sekitar Rp 2.500. Kalau 1,5 kWh adalah Rp 3.750, dari sisi harga, mobil listrik kisarannya hanya butuh tidak lebih dari sepertiganya saja," katanya.

Baca juga: Kerja Sama PLN-Hyundai Kefico and Consortiums, Siap Produksi 100 Motor Listrik & 1.000 Unit Konversi

Dari sisi emisi, kendaraan listrik lebih rendah dibandingkan kendaraan BBM.

Menurut Darmawan, satu liter BBM menghasilkan emisi karbon 2,4 kilogram (kg) CO2.

Adapun 1 kWh listrik, emisinya hanya 0,85 kg CO2.

Artinya kalau 1,5 kWh, emisinya sekitar 1,3 kg CO2.

"Dari emisinya, kendaraan listrik hanya setengah dari kendaraan BBM. Ini adalah hari ini. Ke depan, dengan berjalannya transisi energi di Indonesia, pembangkit-pembangkit listrik dari energi baru terbarukan (EBT), emisi karbon akan menjadi nol," ujar Darmawan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved