Breaking News:

EVDS Hadir Terintegrasi di PLN Mobile, Bisa Tambah Daya, Pasang Baru Listrik, dan Beli Kendaraan

EVDS adalah jawaban untuk kebutuhan masyarakat yang memerlukan layanan terkait kendaraan listrik.

dokumentasi PLN
PLN meluncurkan Electric Vehicle Digital Services (EVDS) bertepatan dengan PLN E-Mobility di Bali, Minggu (24/7/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM - PLN meluncurkan Electric Vehicle Digital Services'> PLN meluncurkan Electric Vehicle Digital Services ( EVDS) bertepatan dengan PLN E-Mobility di Bali, Minggu (24/7/2022).

EVDS adalah'> EVDS adalah jawaban untuk kebutuhan masyarakat yang memerlukan layanan terkait kendaraan listrik.

Peluncuran EVDS dilakukan PLN demi meningkatkan customer experience dengan mendigitalisasi dan mengintegrasi seluruh sistem layanan pelanggan.

Baca juga: Kepala Staf Presiden Jatuh Cinta Setelah Cicipi Susu Kopi Lemon, UMKM Binaan PLN di PEVS 2022

Layanan itu bagi pengguna atau calon pengguna kendaraan listrik.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan EVDS sebagai one stop solution bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik.

Peningkatan layanan digital melalui PLN Mobile'> PLN Mobile untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggan.

Masyarakat jadi lebih mudah untuk mendapatkan layanan, terutama untuk kendaraan listriknya.

"Mau tambah daya, pasang baru, bahkan membeli kendaraan listrik ini bisa melalui EVDS yang terintegrasi dengan PLN Mobile'> PLN Mobile," ucap Darmawan.

Dalam EVDS ini, masyarakat bisa langsung mengakses kebutuhan suku cadang dan membeli langsung kendaraan listrik roda dua dari mitra PLN, seperti GESITS, Viar, Unwinfly, dan Volta.

Selain itu, untuk kendaraan roda empat, PLN sudah mulai bekerja sama dengan Nissan, Hyundai, Wuling, DFSK, Mitsubishi, Toyota, dan Mercedez-Benz yang akan segera hadir di PLN Mobile'> PLN Mobile.

EVDS menjadi agregator untuk penyedia layanan perawatan EV serta penggantian sparepart.

Baca juga: Dirut PLN Rasakan Sendiri Hematnya Mobil Listrik, Hanya Butuh Rp 3.750 Tempuh Jarak 10 Km

Melalui EVDS ini, masyarakat bisa langsung mendapatkan layanan informasi dan sistem transaksi pada charging station.

Pelanggan juga bisa langsung melakukan transaksi pengisian daya di SPKLU yang langsung termonitor jumlah konsumsi daya.

Bagi para pemilik kendaraan listrik roda dua, EVDS juga menyediakan akses langsung ke SWAP atau SPBKLU milik Volta.

"Dalam EVDS semua sistem, vendor untuk layanan EV terintegrasi dengan baik. Kami melakukan kolaborasi ini untuk bisa memberikan kemudahan bagi pelanggan," ujar Darmawan.

EVDS juga menyediakan fitur test drive yang mempertemukan antara distributor atau agen tunggal pemegang merk (ATPM) yang menawarkan masyarakat yang ingin menjajal kendaraan listrik.

Dalam EVDS ini juga tersedia forum diskusi bagi para EV Enthusiasts melalui platform Community.

Baca juga: Dua SPKLU PLN Diresmikan di Kantor Pusat BNI, Bisa Isi Daya Kendaraan Listrik Buatan Eropa & Amerika

Forum diskusi untuk sharing knowledge dan edukasi melalui tanya jawab dengan official support dari penyedia EV.

"Membangun ekosistem ini harus kolaborasi. Melalui EVDS, PLN siap menjadi pionir dan akselerator untuk membangun ekosistem kendaraan listrik," kata Darmawan.

Langkah peningkatan customer experience ini dilakukan PLN untuk memperkaya ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

Darmawan mengajak semua pihak industri manufaktur kendaraan listrik untuk bisa ikut serta dalam EVDS.

Baca juga: Kerja Sama PLN-Hyundai Kefico and Consortiums, Siap Produksi 100 Motor Listrik & 1.000 Unit Konversi

EVDS juga langsung terintegrasi dengan superapps PLN Mobile'> PLN Mobile.

Platform besutan anak usaha PLN, PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) ini diharapkan bisa memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan layanan listrik secara menyeluruh.

Saat ini PLN Mobile'> PLN Mobile sudah diunduh 26 juta pengguna dengan lebih dari 38 juta ID pelanggan terdaftar.

Melalui PLN Mobile'> PLN Mobile, industri manufaktur lebih mudah dalam memasarkan produk kendaraan listriknya.

Sinergi ini bisa mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia semakin masif.

"Ini strategi yang luar biasa baik. Ini bisa win-win solution bagi PLN dan industri manufaktur. Mobil listriknya laku, listriknya juga laku," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved