Jawara se-Banten Berkumpul di Serang, Kapolri: Lestarikan Seni Bela Diri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit meminta pencak silat sebagai salah satu warisan budaya Indonesia harus dijaga dan dilestarikan.

Editor: Glery Lazuardi
Istimewa
Gubernur Banten Al Muktabar didampingi Walikota Serang Syafrudin dan Kapolresta Serang Kota Kombes Nugroho Arianto 

TRIBUNBANTEN.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit meminta pencak silat sebagai salah satu warisan budaya Indonesia harus dijaga dan dilestarikan.

Dia menyampaikan pesan khusus agar para jawara senantiasa menjaga soliditas dan kelestarian budaya Indonesia.

"Ada seni bela diri dengan kearifan lokal yang menjunjung tinggi nilai-nilai silaturahim, kebersamaan, serta kekeluargaan,”

“Demi mewujudkan cita-cita luhur bangsa merajut persatuan dan kesatuan dalam bingkai kebhinekaan,” kata Kapolri, dalam keterangannya, pada Minggu (24/7/2022).

Baca juga: Jembatan Aria Wangsakara di Banten Jadi Tempat Favorit Saat Liburan, Milki Spot Foto

Pernyataan itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit pada saat bertemu dengan ratusan jawara Banten yang tergabung DPP Kesti TTKKDH berkumpul di Kota Serang.

Para jawara dari berbagai perguruan silat se-Banten ini menampilkan jurus andalan masing-masing.

Ratusan jawara ini berkumpul dalam acara Sarasehan Kearifan Lokal Paguron se-Banten.

Acara berlangsung di Gedung Juang 45 Serang Jalan Ki Mas Jong No 15 Alun-alun Barat Kota Serang, pada Sabtu (24/7/2022) malam

Ratusan jawara ini berasal dari berbagai perguruan (perguron) silat antara lain Macan Gunung, Jalak Rawi, Bandrong Cilegon,  Puser Banten,  Gagak Lemayung.

Terumbu, Macan Paku Banten, Jalak Banten, As Syifa, Taji Malela, Cimande Banten, Pendekar Banten, Pasopati, Bocah Angon, dan PSHT.

Baca juga: FAKTA Penemuan Mayat Perempuan di Karang Tengah Tangerang, Ada Bekas Luka Cekikan di Leher

Sementara itu, Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, menilai para jawara Banten memiliki peran yang besar dalam sejarah Banten dan nasional.

Di masa kini dan masa depan, peran jawara bisa dikembangkan dalam kegiatan yang bernilai ekonomi dengan tampil di momen daerah, nasional dan internasional.

Al Muktabar mencontohkan atlet silat bisa membersembahkan beberapa medali dalam kejuaran di tingkat daerah, nasional dan internasional.

“Penghargaan yang setinggi-tingginya untuk Paguron atas kontribusi selama ini dan di masa depan,” kata Al Muktabar.

Wali Kota Serang Syafrudin menegaskan kehadiran para jawara bukan sekadar memamerkan atraksi jurus masing-masing perguruan tinggi melainkan lebih sebagai ajang silaturahmi.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved