Wisata Banten

Wisata Banten, Citorek Bakal Jadi Puncak dan Lembangnya Banten Seperti di Bogor dan Bandung

Namun, dalam satu tahun ke depan, Citorek akan menjadi kawasan wisata pegunungan dan agrowisata.

Penulis: Nurandi | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Agung Yulianto Wibowo
Wisatawan menikmati matahari terbit dari kawasan Citorek, Kabupaten Lebak, belum lama ini. Pemkab Lebak akan menjadikan kawasan kasepuhan Citorek di Kecamatan Cibeber sebagai wisata seperti di Puncak, Bogor, dan Lembang, Jawa Barat. Kabid Destinasi Disbudpar Kabupaten Lebak Usep Suparno mengatakan selama ini masyarakat mengenal Citorek karena keindahan Gunung Luhur sebagai wisata Banten. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Nurandi

 

TRIBUNBNATEN.COM, LEBAK - Pemkab Lebak akan menjadikan kawasan kasepuhan Citorek di Kecamatan Cibeber sebagai wisata di Banten, seperti di Puncak, Bogor, dan Lembang, Jawa Barat.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak akan mengembangkan kawasan Citorek menjadi Puncak Banten, seperti di Bogor.

Kabid Destinasi Disbudpar Kabupaten Lebak Usep Suparno mengatakan selama ini masyarakat mengenal Citorek karena keindahan Gunung Luhur sebagai wisata Banten.

Baca juga: 10 Tempat Wisata Unggulan Kabupaten Serang, di Pantai hingga Gunung, Wajib Dikunjungi saat Liburan!

Namun, dalam satu tahun ke depan, Citorek akan menjadi kawasan wisata pegunungan dan agrowisata.

Menurut Usep, pembangunan dan pengembangan sudah dimulai.

"Wisata yang saat ini mulai dikembangkan adalah agrowisatanya, yakni kebun stroberi, alpukat, dan mangga dan lainnya," katanya di kantornya, Kamis (28/7/2022).

Selain agrowisata, juga dibangun kawasan wisata penyangga lain.

Pemkab Lebak telah mengalokasikan anggaran Rp 7,4 miliar untuk pembangunan kawasan Citorek yang ada di Gunung Kendeng.

Pembangunan meliputi lima desa di wilayah wewengkon adat Citorek.

Alokasi anggaran itu terdiri atas sembilan paket tender yang berbeda.

Di antaranya pembangunan Plaza Area Wewengkon Adat Citorek Rp 450 juta, Plaza Kuliner Wewengkon Adat Citorek Rp 995 juta, tempat parkir Rp 1,1 miliar, dan pedestrian Wewengkon Adat Citorek Rp 1,7 miliar.

Baca juga: Kamila Kagumi Curug Lawang, Desa Cikolelet Punya Destinasi Wisata Alam dan Ekraf, Dekat dengan Anyer

Penetapan sebagai kawasan wisata karena Desa Citorek masuk dalam daerah Geopark Bayah Dome.

Pembangunan kawasan wisata tersebut meliputi wilayah Gunung Kendeng dan Gunung Luhur.

Usep optimistis wisata Citorek bisa menjadi alternatif wisatawan dan pengganti wisata selain ke puncak Bogor dan Lembang, Bandung.

"Potensi wisata di Citorek tidak kalah dengan yang ada di tempat lain dengan budaya dan kearifan lokalnya yang masih bisa kita saksikan saat ini," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved