Breaking News:

Desa Wisata di Kabupaten Serang Bertambah, Pokdarwis Minta Pemkab Prioritaskan Pembangunan Desa

Bupati Serang Ratu Tatu Casanah kembali menetapkan Desa Wisata di Kabupaten Serang, kini ada 22 Desa Wisawat dari 29 Kecamatan.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Wisatawan berswa foto di Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Bupati Serang Ratu Tatu Casanah kembali menetapkan "desa wisata" di Kabupaten Serang, kini ada 22 desa wisata dari 29 kecamatan. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Casanah kembali menetapkan " desa wisata" di Kabupaten Serang, kini ada 22 desa wisata dari 29 kecamatan.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Serang Ojat Darojat mengatakan, para pengelola desa wisata meminta Pemkab Serang untuk lebih memprioritaskan pembangunan di desa.

Beberapa di antaranya seperti menunjang sarana dan prasarana, serta perkembangan infrastruktur di desa, agar geliat Desa wisata yang kini hadir dapat terus berkembang.

Baca juga: 22 Desa di Kabupaten Serang Berstatus Desa Wisata, Berikut Daftarnya

Menurutnya, desa wisata di Kabupaten Serang saat ini sudah bagus.

Ini dibuktikan dengan banyaknya desa wisata yang bermunculan dari tahun ke tahun.

"Geliat desa wisata ini harus disambut baik oleh semua pihak. Terutama, Pemkab Serang yang di dalamnya banyak organisasi perangkat daerah (OPD)," katanya saat dihubungi, Jumat (29/7/2022).

Ojat mengatakan, untuk mengembangkan desa wisata, tidak hanya dilakukan oleh Disporapar saja. Akan tetapi, juga harus melibatkan OPD lainnya untuk saling bersinergi.

“Seperti infrastruktur jalan, penerang jalan umum, pengembangan ekonomi kreatif, itu melibatkan dinas lainnya dan memang sangat diperlukan” ujarnya.

Pihaknya juga berharap, agar semua OPD dapat berkontribusi dalam pengembangan desa wisata, yang ada di Kabupaten Serang.

Menurutnya, pengembangan desa wisata menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan indeks desa membangun (IDM). Sehingga, menjadi gerbang utama untuk kemandirian desa.

Baca juga: STP Trisakti Jakarta Membina Desa Cikolelet, Targetkan untuk Jadi Desa Wisata Mandiri

"Sehingga peran pendukung dari OPD lainnya juga sangat diperlukan di sini," katanya.

Ojat mengatakan, jika hanya mengandalkan dana desa, hal ini akan sulit untuk berkembang, maka butuh sentuhan dari OPD.

Ia juga berharap, ke depan desa wisata di Kabupaten Serang dapat terus mengeliat, dan didukung penuh dengan mempiroritaskan pembangunan di desa wisata.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved