Breaking News:

Wisata Banten

Wisata Banten: Pemkab Lebak akan Kenakan Tarif ke Pengunjung Museum Multatuli untuk Optimalkan PAD

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berencana akan mengenakan tarif bagi pengunjung ke Museum Multatuli.

Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Nurandi
Museum Multatuli yang berada di Jalan Alun-alun Timur No. 8, Keluruhan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Sabtu (6/8/2022). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBNATEN.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berencana, akan mengenakan tarif bagi pengunjung ke Museum Multatuli.

Museum Multatuli adalah satu di antara destinasi wisata di Banten.

Saat ini, setiap pengunjung yang datang ke Museum Multatuli wisata di Banten tidak dikenakan tarif alias gratis.

Museum Multatuli diresmikan dan dibuka untuk umum oleh Pemkab Lebak pada tahun 2018.

Baca juga: Menyusuri Museum Multatuli Lebak, Tempat Bersejarah Seorang Penulis Terkenal Douwes Dekker

Selama 4 tahun dibuka, setiap pengunjung yang masuk ke Museum Multatuli, Pemkab Lebak tidak mengenakan tarif.

Kabid Destinasi Disbudpar Lebak Usep Suparno mengatakan, akan diberlakukannya tarif bagi pengunjung Museum Multatuli tersebut masih dalam tahap proses di Bagian Hukum dan Bapenda Lebak.

"Jadi keputusannya menunggu proses dulu, kalau sudah final di Bagian Hukum dan Bapenda Lebak, maka akan ada tarif bagi setiap pengunjung ke Museum Multatuli," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Sabtu (6/8/2022).

Dirinya menyebutkan, tarif tersebut diberlakukan, untuk mengoptimalkan sumber pendapatan asli daerah (PAD).

"Jadi kita mencoba memaksimalkan potensi yang ada, khususnya dalam dunia pariwisata dan potensi lainnya, dalam memaksimalkan PAD Kabupaten Lebak," ujarnya.

Baca juga: Hasilkan Cuan, Pedagang Bendera Musiman di Jalan Multatuli Rangkasbitung: Saya Sudah 30 Tahun Jualan

Usep mengungkapkan, adanya tarif retribusi di Museum Multatuli tidak akan memberatkan pengunjung yang datang ke Museum Multatuli.

"Keberadaan tarif tersebut sudah kami sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan pengunjung, jadi tidak akan memberatkan kepada pengunjung yang datang," katanya.

Museum Multatuli sendiri merupakan salah satu destinasi wisata yang masuk dalam Six Fanstatic, atau 6 destinasi wisata andalan Kabupaten Lebak bersama Gunungluhur, Tanjung Layar, Kebun Teh Cikuya, Bagedur dan Saba Budaya Baduy.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved