Breaking News:

Lindas Pasutri di Cilegon Hingga Tewas, Supir Truk Pengangkut Aspal Ditahan Polisi

Riyan, sopir drum truk pengangkut aspal yang melindas pasangan suami istri atau pasutri saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh Polres Cilegon.

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Sopian Sauri
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar selatan KM 08, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Rabu (17/8/2022) pukul 13.30 WIB. Truk pengangkut aspal menghantam pemotor. Korban suami istri tewas atas insiden itu. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Riyan, sopir drum truk pengangkut aspal yang melindas pasangan suami istri atau pasutri saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh Polres Cilegon.

Untuk diketahui, mobil yang dikendarai Riyan pada Rabu (17/8/2022) sekira pukul 13.30 WIB, tak kuat menanjak di Jalan Lingkar selatan KM 08, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.

Akibatnya, truk bernopol B 9637 JQO mundur dan menghantam kendaraan motor roda dua yang berada di belakangnya.

Baca juga: Tak Kuat Nanjak, Truk Pengangkut Aspal di JLS Cilegon Mundur Hantam Pemotor: Suami Istri Tewas!

Kanit Laka Lantas Polres Cilegon, Ipda Muhyidin menjelaskan, hasil dari pemeriksaan, pengemudi mobil baru pertama kalinya melintas di Jalan Lingkar Selatan.

Karana itu, dirinya tidak menguasai atau memahami medan jalan tanjakan tersebut.

"Jadi pada saat melalui tanjakan, supir tersebut menggunakan gigi tiga, karena tidak kuat, dirinya mengoper gigi satu dalam keadaan ditanjakan, karena tidak kuat mobil tersebut mundur sehingga menabrak kendaraan motor korban dibelakangnya," ujar Muhyidin, Kepada TribunBanten.com saat ditemui diruang kerjanya. Kamis (18/8/2022).

Ia menyatakan, korban merupakan suami dan istri yang mana dalam keadaan dibelakang mobil truk tersebut.

"Suami dan istri tersebut meninggal, satu meninggal di tempat dan satunya meninggal diperjalanan saat hendak dibawa ke rumah sakit," jelasnya.

"Motor yang dikendarai korban mengalami kerusakan cukup parah," tambahanya.

Selain itu, kata Muhyidin, truk tersebut melebihi muatan hingga 9 ton.

"Muatan pada mobil tersebut melebihi batas muatan, kita lihat disurat jalannya 9 ton, sedangkan batas muatannya hanya 7 ton," ucapnya.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan di Pabuaran, Perempuan 18 Tahun Meninggal, Masuk Kolong Truk Setelah Tabrakan

Saat ini, lanjutnya, polisi masih mendalami peristiwa tersebut, dan supir masih dilakukan pemeriksaan serta dimintai keterangan.

"Saat ini supir masih kita amankan pihak kami, masih kita dalami untuk dimintai keterangan lebih lanjut, baik dari kendaraan maupun penyebab lainnya, yang jelas kita masih mendalami keterangannya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved