Harga BBM Naik

Kenang Sikap Megawati dan Puan saat Kritik Kenaikan BBM dan BLT Era SBY

Mengenang soal Megawati Soekarnoputri dan putrinya Puan Maharani mengkritik habis kenaikan harga BBM dan program BLT di era Presiden SBY.

Editor: Abdul Rosid
Kloase/Net
Mengenang soal Megawati Soekarnoputri dan putrinya Puan Maharani mengkritik habis kenaikan harga BBM dan program BLT di era Presiden SBY. 

TRIBUNBANTEN.COM - Megawati Soekarnoputri dan putrinya Puan Maharani mengkritik habis kenaikan harga BBM dan program BLT di era Presiden SBY.

Bahkan, Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani mengerahkan seluruh kadernya untuk demostrasi menolak kanikan harga BBM.

Saat ini, PDI Perjuangan menjadi pertai penguasa, sejak tahun 2014 hingga tahun 2024 mendatang.

Tepatnya di masa Presiden Jokowi yang merupakan presiden dari PDI Perjuangan selama dua periode memimpin tercatat sudah 7 kali menaikan harga BBM.

Baca juga: Ramai-ramai Warga Serang, Lebak & Cilegon Antre di SPBU Usai Jokowi Umumkan Kenaikan Harga BBM

Berikut catatan kenaikan harga BBM di era Presiden Jokowi.

November 2014

Kenaikan harga BBM di era Jokowi pertama kali terjadi pada bulan November 2014.

Jokowi mengumumkan sendiri kenaikan harga BBM sebesar Rp 2.000.

Sehingga premium dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 dan solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500.

Maret 2015

Tak lama setelah itu, pada 1 Januari 2015 Jokowi kembali menurunkan harga BBM.

Dikutip dari Kompas.com, pemerintah per 1 Januari 2015 menurunkan harga premium dari Rp 8.500 menjadi Rp 7.600 per liter.

Kemudian pada 19 Januari 2015, harga premium kembali diturunkan menjadi Rp 6.600 per liter.

Pada Maret 2015 harga premium kembali dinaikan menjadi Rp 6.800 per liter.

Setelah itu, di penghujung bulan pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM dengan menaikan lagi premium menjadi Rp 7.300 per liter.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved