Breaking News:

Di Tengah Krisis Global, Kepolisian Federal Jerman Kunjungi Indonesia, Ada Apa?

Di tengah krisis global, perwakilan Kepolisian Federal Jerman (Bundeskriminalamt/BKA) mengunjungi Indonesia.

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Ilustrasi teroris. Di tengah krisis global, perwakilan Kepolisian Federal Jerman (Bundeskriminalamt/BKA) mengunjungi Indonesia. 

TRIBUNBANTEN.COM - Di tengah krisis global, perwakilan Kepolisian Federal Jerman (Bundeskriminalamt/BKA) mengunjungi Indonesia.

Ada Apa?

Vice President Kepolisian Federal Jerman, Michael Kretschmer mengunjungi Indonesia untuk mempelajari bagaimana cara penanganan teror.

Diketahui, Indonesia mampu menurunkan secara drastis angka terorisme' title=' terorisme'> terorisme dan bom di Indonesia.

Pada beberapa waktu lalu, dia mengaku pernah mengunjungi Medan dan Lamongan untuk melihat secara langsung program deradikalisasi.

Baca juga: Masih Ingat Kasus Oknum Guru ASN Teroris di Lampung? Tenaga Pendidik Rentan Terlibat Jaringan Teror

Dia mengaku terkesan dengan penanggulangan terorisme' title=' terorisme'> terorisme dan ekstremisme yang dilakukan pemerintah Indonesia.

"Kami sangat tertarik mencegah terorisme' title=' terorisme'> terorisme dan deradikalisasi. Makanya sangat senang kami dapat bekerja sama dalam bidang pertukaran informasi dan penelitian untuk mencegah terorisme' title=' terorisme'> terorisme," kata Michael Kretschmer.

Rp 383 M untuk Cegah Terorisme

Untuk penanganan terorisme' title=' terorisme'> terorisme, anggaran yang terpakai untuk menyelenggarakan sejumlah program pada 2021 mencapai Rp 383.144.127.505.

"Anggaran BNPT berdasarkan program tahun 2021 mencapai Rp 385.267.038.000, dengan realisasi sebanyak Rp 383.144.127.505," kata Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/8/2022).

Menurut Boy, pada 2021 BNPT menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar Rp 516.942.029.000.

DIPA itu mengalami 2 kali pemangkasan oleh pemerintah. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 108 tahun 2020, pemerintah memangkas DIPA BNPT menjadi Rp 440.818.091.000.

Kemudian karena alasan perubahan kebutuhan dan penanganan pandemi Covid-19, maka DIPA BNPT kembali dipangkas dan terakhir sebesar Rp 385.267.038.000.

Boy menyatakan, dari penggunaan pagu anggaran yang diberikan pada 2021 itu terdapat sisa sebesar RP 2.122.910.495.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved