Idap Kanker Kandungan, Istri yang Dianiaya & Diancam Dibunuh Suami Sempat Jalani Program Bayi Tabung
NC (45), istri yang diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT oleh suaminya AH (39) di Sunter Agung, ternyata mengidap kanker.
TRIBUNBANTEN.COM - Nasib nahas menimpa seorang istri berinisial NC (45) di Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Bagaimana tidak, NC diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT oleh suaminya AH (39) sejak 2021.
Belakangan diketahui bahwa NC mengidap penyakit kanker sejak lama menurut penuturan Ketua RW 12 Sunter Agung Soesanto alias Santo.
"Dia masih stadium dua kayaknya, kanker kandungan kalau nggak salah," kata Santo saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Senin (5/9/2022).
Santo menuturkan, kedua pasangan suami istri tersebut diketahui belum memiliki momongan setelah bertahun-tahun menikah.
Informasi terakhir yang diketahui Santo, pasangan AH dan NC juga sempat menjalani program bayi tabung berkali-kali.
Baca juga: Duh, Emak-emak Asik Main Medsos, Rentan Jadi Sasaran Kekerasan dan Propaganda
Namun, program bayi tabung tak berjalan lancar lantaran ada permasalahan KDRT yang dilakukan AH terhadap NC.
KDRT tersebut, lanjut Santo, diawali dugaan bahwa AH sempat mencairkan deposito miliaran rupiah dari bank swasta dan membawanya kabur tanpa memberikan sepeserpun kepada istrinya.
"Sementara suaminya itu, dia mencairkan duit Rp 2 miliar lebih dari Bank Mega sama di Bank Panin ada berapa ratus juta gitu," kata Santo.
"Si NC tidak dikasih uang sama sekali. Nah awalnya ribut gara-gara masalah uangnya ini dibawa lari," sambungnya.
KDRT yang dilakukan AH terhadap istrinya sudah terjadi sejak 2021.
Bahkan, pada Maret 2021 NC sudah pernah melaporkan AH ke Polres Metro Jakarta Utara atas KDRT yang dilakukannya di area salah satu bank swasta di wilayah Sunter Agung.
Seiring berjalannya waktu, NC dan AH yang sempat pisah rumah juga berkali-kali berbaikan.
Hingga akhirnya pada Jumat, 2 September 2022 lalu, pasutri yang saat itu sedang pisah ranjang kembali cekcok di depan rumahnya di kompleks Sunter Paradise Tahap 1, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kala itu, AH bahkan sempat mengancam akan membunuh istrinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-kekerasan-seksual-perkosaan-asusila-mesum-bullying.jpg)