Idap Kanker Kandungan, Istri yang Dianiaya & Diancam Dibunuh Suami Sempat Jalani Program Bayi Tabung
NC (45), istri yang diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT oleh suaminya AH (39) di Sunter Agung, ternyata mengidap kanker.
"Itu di situ yang merekam Ibu NC, itu yang direkam suaminya AH, terus di situ ada asisten rumah tangganya. Katanya (NC) saya mau dimatiin, diancam dibunuh," ucap Santo.
Baca juga: Sepanjang Tahun 2022 Terjadi 80 Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak di Kota Cilegon
Dalam video amatir yang salah satunya diunggah akun Instagram @seputar.sunter, terlihat bagaimana AH berada di depan sebuah rumah sambil berbicara kasar.
Sementara NC bertahan di dalam pagar rumah sambil mengarahkan kamera handphone ke arah suaminya.
"Dia mau bunuh aku terus daritadi," kata NC yang juga selaku perekam video.
"Gua tonjok lu ya!" ancam AH tersebut sambil berjalan ke arah istrinya.
Pria berkacamata yang mengenakan kaus hitam dan celana pendek itu kemudian mengayunkan tangan kanannya ke arah sang istri dalam posisi hendak memukul.
Namun, upaya sang suami yang hendak memukul istrinya ditahan asisten rumah tangga mereka, yang sedari awal percekcokan sudah berupaya melerai.
Dari situ, AH yang masih berada di luar pagar menantang istrinya memanggil polisi.
"Nggak pantes hidup tau nggak lu. Panggil polisi sana, gua nggak takut!," ucap pria tersebut.
Setelah video percekcokan yang terakhir viral, Santo mengungkapkan anggota Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Metro Jakarta Utara juga langsung mendatangi rumah NC.
Hingga kini kepolisian masih mendalami kasus KDRT tersebut.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Viral KDRT di Sunter, Istri yang Dianiaya hingga Diancam Dibunuh Suami Ternyata Idap Kanker
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-kekerasan-seksual-perkosaan-asusila-mesum-bullying.jpg)