Breaking News:

Agar Bansos Tepat Sasaran, BPS Kabupaten Serang Lakukan Sensus Secara Door to Door

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Serang menggelar sensus kependudukan. Sensus kependudukan dilakukan dengan cara mendatangi rumah-rumah warga.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
dokumentasi Diskominfosatik Kabupaten Serang
Pada 1-30 Juni 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Serang melaksanakan Sensus Penduduk (SP) 2020 lanjutan. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Serang menggelar sensus kependudukan. Sensus kependudukan dilakukan dengan cara mendatangi rumah-rumah warga. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Serang menggelar sensus kependudukan.

Sensus kependudukan dilakukan dengan cara mendatangi rumah-rumah warga.

Dilakukan pendataan awal dengan cara registrasi sosial ekonomi.

Baca juga: BPS Kabupaten Serang Mulai Gelar Sensus Penduduk, Diharapkan Hasilnya Akurat untuk Pembangunan

Kepala BPS Kabupaten Serang Tutty Amalia mengatakan pendataan awal digelar untuk mengetahui data tingkat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Serang agar nantinya berbagai bantuan dari pemerintah bisa dapat tepat sasaran.

“Kami mengunjungi masyarakat yang paling miskin hingga paling kaya akan kita datangi, tidak terkecuali, nanti setelah didapatkan datanya diharapkan program bantuan pemerintah bisa tepat sasaran,” katanya di Pemkab Serang, Kamis (22/9/2022).

Lebih lanjut, dirinya menerangkan untuk kategori masyarakat miskin, menengah, dan juga kaya akan ada kriterianya masing-masing, jadi nanti data tersebut akan menjadi acuan dalam menentukan kategori bantuan.

Sementara untuk isu masalah masih adanya data yang tidak sesuai atau valid terutama bantuan-bantuan dari pemerintah yang tidak tepat sasaran menurutnya hal tersebut karena pemeliharaan data yang tidak diperbarui.

“Jadi mobilitas penduduk Indonesia itu kan tinggi dan bisa saja berubah setiap saat, misalnya dari kategori miskin tiba-tiba sebulan kemudian ia menjadi kaya, tentunya data tersebut harus terus di update minimal satu bulan sekali,” ucapnya.

Ia pun mengharapkan agar ketika nanti pemerintah meluncurkan bantuan langsung dilakukan update data dengan verifikasi ke masyarakat dan nantinya dilanjut dengan validasi datanya jika sesuai dengan kriteria.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved