Breaking News:

Data Kendaraan Lakukan Uji KIR di Kabupaten Lebak: Tercatat Baru Capai 15 Persen

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Rully Edward mengungkap masih sedikit mobil melakukan uji berkala kendaraan bermotor atau uji KIR.

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
desi purnamasari
Ilustrasi kendaraan bermotor melakukan Uji KIR. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Rully Edward mengungkap masih sedikit mobil melakukan uji berkala kendaraan bermotor atau uji KIR. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK- Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Rully Edward mengungkap masih sedikit mobil melakukan uji berkala kendaraan bermotor atau uji KIR.

Uji berkala kendaraan bermotor itu bertujuan untuk memberikan keselamatan teknis terhadap pengguna kendaraan bermotor.

Aturan uji KIR tertuang di Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan tercantum juga dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 133 Tahun 2015.

Baca juga: 4 Rekomendasi Tempat Wisata Asyik di Kabupaten Lebak dan Pandeglang

"Untuk kendaraan yang wajib melakukan uji KIR ini harus mencapai 12 ribu, tetapi untuk di Lebak masih sedikit," kata dia, saat dihubungi Tribun Banten.com, Senin (26/9/2022).

Menurut dia, hal wajar jika banyak kendaraan umum yang beroperasi saat ini, tidak layak di jalan.

"Jadi yang mengikuti uji KIR 15 persen kendaraan saja, jadi wajar untuk saat ini banyak angkutan umum yang memang tidak layak beropeasi," ujarnya.

Dibandingkan wilayah perkotaan seperti Rangkasbitung dan sekitarnya, kata dia, kendaraan yang belum melakukan uji KIR tersebar di wilayah Lebak Selatan

Untuk sarana uji KIR yang ada di Kantor Dishub Lebak juga belum bisa melakukan proses yang maksimal.

Saat ini dari data Dishub Lebak, kendaraan yang belum melakukan uji KIR tersebut tersebar di wilayah Lebak Selatan atau di Kecamatan Malingping, Bayah dan sekitarnya.

Baca juga: Rumah dan Jembatan Rusak Pasca-Banjir & Longsor Melanda Kabupaten Lebak

Rully menyampaikan penyebab sedikitnya kendaraan di Lebak Selatan, karena uji KIR yang aksesnya terlalu jauh yakni ke Rangkasbitung.

"Karena jauh, jadi wajar kendaraan daerah di sana tidak melakukan uji KIR, karena sarana untuk melakukan uji KIR, hanya tersedia di Rangkasbitung," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved