Warga Demo Tuntut Akses Jalan Dibuka Kembali, Ganjar Hampiri Pendemo dan Carikan Solusi

Begitu turun dari mobil, Ganjar yang mengenakan beskap lengkap dan rompi langsung menghampiri para pengunjuk rasa.

Tayang:
dokumentasi Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui warga yang berunjuk rasa saat peresmian Flyover Ganefo, Mranggen, Kabupaten Demak, Kamis (13/10/2022). 

Saat yang sama justru banyak warga yang juga melontarkan dukungan kepada Ganjar.

Mulai dari ucapan selamat datang sampai menyuruh warga lain menurunkan poster-poster.

Ganjar saat dimintai tanggapan terkait aksi unjuk rasa itu mengatakan aksi tersebut hanya mengambil momentum kedatangannya untuk meresmikan Flyover Ganefo.

Baca juga: 9 Fly Over & Underpass Masa Kepemimpinan Ganjar Pranowo, Satu di Antaranya ada Menara Masjid

Dia juga menyayangkan tidak adanya dialog sehingga terjadi miskomunikasi dan berujung pengerahan massa.

"Kita butuh dialog, kalau ada masalah sampaikan saja kepada Gubernur. Ini demo karena tidak komunikasi terus momennya diambil. Mbok ya ngomong sama saya, nanti saya urus," kata Ganjar.

Terkait persoalan yang menjadi tuntutan warga itu juga sudah dikomunikasikan oleh Ganjar kepada Kementerian Perhubungan dan PT KAI.

Menurut Ganjar, setiap pembangunan pasti akan ada beberapa dampak, termasuk yang dikeluhkan warga.

Baca juga: Ditemani Sang Istri di Medan, Ganjar Semringah Terima Kain Ulos Begitu Tiba di Garis Finis

Maka dari itu, komunikasi intens dengan Kementerian Perhubungan dan PT KAI terus dilakukan guna melakukan mitigasi dan mencari solusi penyelesaian.

"Prosesnya kan mesti sampai menteri ya sudah, terus kalau cuma surat-suratan tidak bisa. Pasti akan ada kajiannya. Maka tadi saya sampaikan kepada warga nanti saya urus. Mana yang sifatnya administrasi, mana teknis. Nanti kita ajak komunikasi sehingga semuanya biar berjalan dengan baik. Nggak ada yang nggak bisa dirembug, pasti ada," ujar Ganjar.

Ganjar menjelaskan Flyover Ganefo Mranggen itu dulu dibangun juga atas dasar permintaan masyarakat agar lalulintas di sekitar perlintasan kereta api itu tidak macet.

Flyover sepanjang 780 meter itu dibangun menggunakan anggaran APBD senilai Rp 109 miliar.

"Flyover kan juga permintaan warga. Kalau dulu ini nggak dibangun ya kira-kira lebih sulit lagi transportasinya. Jadi ayo dijaga bersama dan semoga bisa bermanfaat untuk semua," ucap Ganjar.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved