Ada 91 Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Serang, 4 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia
Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Serang mencatat ada 91 kasus HIV/AIDS sepanjang tahun 2022.
Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Serang mencatat ada 91 kasus HIV/AIDS sepanjang tahun 2022.
Dari total kasus HIV/AIDS di Kabupaten Serang, 63 kasus HIV dan AIDS sebanyak 28 kasus, serta empat di antaranya meninggal dunia.
Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi mengatakan, saat ini kasus HIV menyasar pada keluarga baik ibu hamil maupun bayi yang baru lahir.
Baca juga: 79 Penderita HIV/AIDS di Cilegon hingga Juni 2022, Warga Diminta Hindari Gonta-ganti Pasangan
"Untuk anak-anak ada satu kasus di Kecamatan Kopo," katanya di Pemkab Serang, Jumat (14/10/2022).
Agus juga mengaku, telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penularan HIV/AIDS di wilayahnya.
Adapun upaya penanganan yang dilakukan, untuk HIV/AIDS pihaknya melakukan tracing dan testing pada warga yang berisiko tinggi seperti lelaki seks dengan lelaki (LSL).
Para pelaku LSL akan diberikan konseling serta penanganan dengan pemberian obat antiretroviral (ARV) di Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang.
"Karena kita tahu pencegahan itu lebih efektif dibandingkan mengobati," katanya.
Agus menututkan, untuk kasus HIV pada tahun 2021 ditemukan sebanyak 120 kasus dan AIDS 28 kasus dengan angka kematian mencapai empat orang.
Menurutnya kasus HIV/AIDS dibindangkan dengan tahun lalu memang adanya penurunan, hanya saja angkanya yang masih terlihat tinggi.
Agus menyebutkan, penyebab penularan terbesar datang dari aktivitas seksual berisiko bukan dengan pasangan.
Baca juga: KISAH PILU Anak Korban Rudapaksa di Medan yang Idap HIV, KemenPPPA: Hukum Berat Pelaku
Dan HIV bisa ditularkan melalui darah dan dapat tertular dengan menggunakan bahan yang telah bersentuhan dengan darah seseorang yang mengidap HIV.
"Virus ini tidak menular melalui udara atau air, atau kontak biasa," katanya.
Maka dalam hal ini, pihaknya juga testing HIV/AIDS ini, disamping keperluan pemetaan, juga merupakan upaya pengobatan kepada penderita sejak dini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/hytjjhliolj.jpg)