Breaking News:

Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Pasar Badak Pandeglang Atur Strategi: Perkecil Ukuran

Perajin tempe di Pasar Badak Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten menyiasati harga kedelai yang naik.

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
nurandi
Pengrajin Tempe di Pasar Badak Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Selasa (1/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Perajin tempe di Pasar Badak Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten menyiasati harga kedelai yang naik.

Upaya itu dilakukan dengan cara mengurangi produksi dan memperkecil ukuran tempe.

Marta, perajin tempe di Pasar Pandeglang, mengatakan, saat ini harga kedelai di pasar sangat membuatnya kewalahan.

"Jadi kenaikan memang saat ini bertahap, mulai naik dalam dua minggu terakhir, makanya kami sekarang harus cari solusi juga agar usaha tetap jalan," kata dia, saat berada di Pasar Badak Pandeglang, Selasa (1/10/2022).

Baca juga: Segudang Manfaat Kedelai, Baik untuk Kesehatan Jantung dan Sirkulasi Darah

Dirinya melanjutkan harga kedelai saat ini pasaran berbeda dengan awal bulan Oktober, yang saat itu masih harga normal yakni Rp 13.000/ perkilogram.

"Jadi sekarang mah Rp 14.000 per kilogram, naiknya memang bertahap," ujarnya.

Menurutnya yang membuat kewalahan, karena produksi yang dilakukannya cukup besar, jadi harus membutuhkan satu hingga dua karung kedelai.

"Jadi kalau per karungnya saat ini Rp 700.000, yang semula Rp 500.000, per karung. Jadi harga ini berdampak pada usaha kami," katanya.

Akibat harga itu membuat tempat mengurangi sementara produksi tempe, yang biasanya bisa mencapai tiga karung kedelai setiap harinya, saat ini cuma 1 karung.

Selain itu ukuran tempe yang diperkecil, menjadi solusi lain, bagi Marta yang saat ini bergantung pada usaha tempe nya.

"Jadi pemasukan tidak bisa memenuhi biaya produksi, harga untuk satu tempat ada yang Rp 3.000 untuk ukuran kecil hingga Rp 8.000 ukuran besar, harga tetap setabil cuma harga kedelai yang tidak stabil," ujarnya.

Baca juga: Panen 4,5 Ton/Hektare, Kedelai Migo Sukses di Kabupaten Serang, Bakal Diluncurkan Presiden Jokowi

Marta berharap ke depan harga kedelai bisa berangsur normal, dan tempat produksinya berjalan dengan lancar.

"Semoga harga kedelai kembali normal ya, kami minta harga turun lagi. Karena kalo naik terus kami bisa rugi besar," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved