Gerombolan Pemuda yang Serang Warkop Berisi Polisi Ditangkap, Berawal Cekcok dengan Juru Parkir

Video segerombolan pemuda melakukan penyerangan di warung kopi (Warkop) di Makassar sempat viral di media sosial. Pelaku kini ditangkap.

(Kolase Tribunnews.com: Instagram.com/andreli_48 dan TribunMakassar/Istimewa)
(Kiri) Tangkap layar viral video gerombolan pemuda serang warkop di Makkassar yang kebetulan berisi anggota kepolisian dan (Kanan) Delapan pelaku penyerangan warkop saat diamankan polisi. 

TRIBUNBANTEN.COM - Video segerombolan pemuda melakukan penyerangan di warung kopi (Warkop) di Makassar sempat viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, tampak para pemuda tersebut hendak melakukan pemalakan dan berebut lahan parkir.

Tanpa mereka ketahui bahwa di dalam warkop ada perwira polisi yang sedang beristirahat.

Baca juga: 10 Pelajar Kabupaten Tangerang Diajak Conge Ikutan Tawuran Pakai Senjata Tajam, Bikin Jari Putus

Mereka adalah Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald Simanjuntak bersama Kanit Jatanras Iptu Setiawan.

Reonald Simanjuntak bersama para perwira polisi yang tugas di Polrestabes Makassar mendapat ancaman dan penyerangan saat bersantai di warkop.

Mereka diserang menggunakan busur oleh para gerombolan pemuda tersebut.

Para perwira polisi yang merasa terancam langsung mengeluarkan senjata.

Beberapa tembakan dilepaskan dan berhasil membuat para gerombolan pemuda kabur dari lokasi.

Wakil Kepala Satreskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jufri Natsir membenarkan kejadian tersebut.

Saat Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald Simanjuntak memperlihatkan para pelaku penyerangan warkop di Jl Pengayoman, Makassar, Selasa (8/11/2022) sore.
Saat Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald Simanjuntak memperlihatkan para pelaku penyerangan warkop di Jl Pengayoman, Makassar, Selasa (8/11/2022) sore. (TribunMakassar/istimewa)

Baca juga: KRONOLOGI Pemuda Mabuk di Tangsel Keroyok Anggota Polisi, lalu Cekik Pedagang

Ia mengungkapkan jika saat kejadian ia berada di lokasi bersama Kepala Satreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Reonald TS Simanjuntak.

"Saya dan pak Kasat beserta seluruh anggota Reskrim ada di Warkop itu. Kami istirahat sepulang patroli."

"Tapi tiba-tiba, para juru parkir di sekitar warkop diserang hingga masuk ke dalam warkop," ungkapnya dikutip dari Kompas.com.

Ia menjelaskan jika para gerombolan tersebut membawa senjata tajam berupa parang dan panah.

Hal ini yang dianggap mengancam para pengunjung dan polisi langsung mengeluarkan tembakan peringatan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald Simanjuntak menjelaskan kronologi kejadian penyerangan tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved