Breaking News:

Tukang Cukur di Serang Tega Cabuli 10 Anak, Modus Iming-imingi Uang Jajan

Seorang tukang cukur berinisial TA (48) di Cikande, Kabupaten Serang tega melakukan tindakan pencabulan kepada 10 anak.

Penulis: mildaniati | Editor: Abdul Rosid
CGN089/Shutterstock via TribunMadura.com
Tukang cukur di Cikande, Kabupaten Serang tega mencabuli 10 anak 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Seorang tukang cukur berinisial TA (48) di Cikande, Kabupaten Serang tega melakukan tindakan pencabulan kepada 10 anak.

Kasi Humas Polres Serang, Iptu Dedi Jumaedi menyampaikan, saat dalam pemeriksaan TA mengakui telah melakukan perbuatan asusila terhadap bocah di bawah umur.

Bahkan perbuatan bejad ini sudah dilakukan pelaku terhadap 10 bocah lainnya di kontrakan maupun tempat cukurnya di daerah Cikande.

Baca juga: Suaminya Divonis 7 Tahun BUI Kasus Pencabulan, Istri Mas Bechi Marah Hardik Hakim dan Polisi: Zalim!

"Jadi bukan hanya seorang, pelaku juga melakukan tindakan asusila terhadap 10 bocah lainnya di sekitar kontrakan. Perbuatan itu dilakukan di kontrakan maupun tempat kerjanya," ujarnya melalui pesan instan, Minggu (20/11/2022).

Sebelum ditangkap, sebelumnya TA melakukan pencabulan pada pelanggannya yang masih di bawah umur.

Peristiwa dugaan pencabulan terjadi pada Senin 14 November 2022 diketahui berawal saat korban yang duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar (SD) diminta orangtuanya berinisial OM untuk mencukur rambut yang ada di dekat rumahnya.

Tidak seperti yang diinginkan orangtuanya, korban malah mencukur rambut di tempat TA. Pada saat itu, korban dirayu untuk memuaskan nafsunya dengan iming-iming akan diberikan rokok dan uang.

"Terlapor merayu korban akan diberikan rokok dan uang jika bersedia memenuhi kemauannya," terangnya.

Baca juga: Pacar Ibu Kandung Diamankan Polisi, Anak Korban Pencabulan Diberikan Trauma Healing

Perbuatan itu diketahui OM atas laporan dari tetangganya, jika anaknya tidak mencukur rambut di tempat biasa.

"Lantaran curiga setiba di rumah, OM menanyakan tentang perbuatan apa yang dilakukan terlapor. Kemudian korban menceritakan perbuatan cabul yang dilakukan TA," kata Dedi.

Mendengar penuturan dari anak lelakinya yang masih dibawah umur, OM merasa tidak terima. Dibantu sejumlah warga, OM langsung melakukan pencarian ke tempat kontrakan terlapor namun yang dicarinya tidak ditemukan.

"Pada Sabtu sekitar pukul 23.00, TA berhasil diamankan di sebuah perumahan di Kecamatan Cikande oleh warga, kemudian digelandang ke Mapolsek Cikande namun, saat ini penanganan kasus diambil alih Unit PPA Polres Serang," jelasnya.

Baca juga: Kasus Pencabulan Anak di Tangsel Diungkap, Pelaku Cabuli Korban di Kediamannya

TA adalah seorang pemangkas rambut dari Desa Koncang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang.

Akibat dari perbuatannya itu, AT dijerat Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling maksimal 15 tahun penjara.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved