Breaking News:

Remaja di Banten Dicabuli Pacar dan Ayahnya, Dikasih Uang Tutup Mulut Rp 300 Ribu

PN, remaja di Banten dicabuli kekasih, ZL (15) dan ayahnya SP (58) pada 13 Mei 2022. SP sempat memberikan uang senilai Rp 300 ribu kepada PN

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Kompas.com/ Ericssen
Ilustrasi pencabulan. PN, remaja di Banten dicabuli kekasih, ZL (15) dan ayahnya SP (58) pada 13 Mei 2022. SP sempat memberikan uang senilai Rp 300 ribu kepada PN untuk menutup mulut agar tidak cerita soal pencabulan. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - PN, remaja di Banten di cabuli kekasih, ZL (15) dan ayahnya SP (58) pada 13 Mei 2022.

SP sempat memberikan uang senilai Rp 300 ribu kepada PN untuk menutup mulut agar tidak cerita soal cabulan' title='pen cabulan'>pen cabulan.

"Karena hasrat birahi tidak tertahan, pelaku SP masuk ke kamar dan ikut bersama-sama menyetubuhi korban bersama anak kandungnya ZL," kata Kasat Reskrim Polresta Serang Kota AKP David Adhi Kusuma, melalui pesan WhatsApp, Senin (21/11/2022).

Baca juga: Wanita di Sumsel Jadi Korban Dukun Cabul, Pakai Sarung dan Nonton Film Porno untuk Buang Sial

Insiden itu berawal pada saat ZL mendatangi rumah PN. PN sering curhat kepada kekasihnya yang selalu mengekang aktifitas korban.

Sehingga timbul kedekatan antara korban dengan pelaku. Bahkan saat korban berada di rumah SP menyuruh ZL melakukan hubungan badan.

Setelah melakukan hubungan badan, pelaku SP memberikan uang sebesar Rp300 ribu kepada korban, agar tidak memberitahukan hal yang telah terjadi terhadapnya.

Namun, sejak kerjadian tersebut, korban masih sering beberapa kali datang ke rumah pelaku. Karena posisi rumah korban dan pelaku hanya berjarak 60 meter.

Saat berkunjung itulah korban kembali dibujuk oleh pelaku SP, untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

"Kejadian ini tidak diketahui oleh anaknya ZL," katanya.

Setelah pelaku SP menyetubuhi korban kemudian pelaku kembali memberinya uang sebesar Rp400 ribu.

Orang tua korban yang curiga, berhasil mengungkap perbuatan bejat kedua pelaku, saat orang tua korban membaca percakapan tidak senonoh di Whatsapp antara pelaku SP dengan korban.

Baca juga: Tak Puas Jadi Pengacara Guru Cabul, Barbie Kumalasari Bakal Adu Tinju, Ngaku Honornya Puluhan Juta

"Orang tua korban langsung menanyakan hal tersebut kepada korban, dan korban mengakuinya," katanya.

Korban mengaku telah beberapa kali melakukan hubungan badan dengan SP dan satu kali berhubungan badan dengan ZL.

Kini kedua pelaku berhasil diamankan di Mapolres Serang.

Mereka terancam, Pasal 81 ayat (2) Jo Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved