Breaking News:

Sejalan dengan Program Bangga Buatan Indonesia, Menko Airlangga Dukung PLN Tingkatkan Realisasi TKDN

PLN merupakan garda terdepan dalam peningkatan bauran energi baru terbarukan untuk mencapai Net Zero Emission

dokumentasi PLN
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai upaya PLN meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sejakan dengan kampanye Bangga Buatan Indonesia yang dicanangkan pemerintah. Airlangga pun mendukung langkah PLN untuk meningkatkan realisasi TKDN. 

TRIBUNBANTEN.COM - Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai upaya PLN meningkatkan tingkat komponen dalam negeri ( TKDN) sejalan dengan kampanye Bangga Buatan Indonesia yang dicanangkan pemerintah.

Airlangga pun mendukung langkah PLN untuk meningkatkan realisasi TKDN.

"Pemerintah akan terus mendorong dan evaluasi, agar pelaku dalam negeri bisa mendukung ekosistem PLN. Dengan begitu kita mendukung pendalaman value chain di sektor ketenagalistrikan," ujar Airlangga melalui rilis yang diterima TribunBanten.com, Rabu (23/11/2022).

Baca juga: Kurang dari 34 Jam, PLN Pulihkan 100 Persen Kelistrikan Terdampak Gempa Bumi di Cianjur

Dalam setahun, PLN menganggarkan paling sedikit Rp 300 triliun untuk belanja operasional (OPEX) dan belanja modal (CAPEX).

Apalagi, PLN merupakan garda terdepan dalam peningkatan bauran energi baru terbarukan untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060.

Nilai investasi yang besar ini tak hanya dialokasikan untuk investasi luar negeri, tetapi PLN memprioritaskan belanja dalam negeri.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan sebagai dukungan terhadap industri nasional, PLN telah memberikan kontribusi pembelanjaan dalam negeri (PDN) sebesar Rp 201 triliun hingga 20 November 2022.

Angka itu dari total belanja tahun ini sebesar Rp 288,4 triliun.

" PLN berkontribusi sebesar 84 persen ke produk dalam negeri demi mengembangkan industri nasional berkualitas global," kata Darmawan.

Menurut Darmawan, PLN telah melakukan sejumlah inisiatif untuk memenuhi ketentuan TKDN.

Di antaranya membuat regulasi tentang pemenuhan TKDN, mengembangkan infrastruktur pelaporan dan pemantauan TKDN lewat aplikasi e-TKDN.

Baca juga: Tingkatkan Penjualan dan Program SIQMA, PLN Group Wilayah Banten Gelar Customer Gathering

" PLN pun menargetkan pada 2024, realisasi TKDN kami bisa mencapai 50 persen," ucapnya.

Adapun TKDN PLN hingga Oktober 2022 sudah mencapai 46,95 persen.

Capaian ini sudah melebih target tahun ini, yakni sebesar 42 persen.

Porsi TKDN ini terus tumbuh sejak 2019 sebesar 36,8 persen, dan tahun 2020 sebesar 40,1 persen.

"Atas saran Pak Menko, kami PLN diarahkan untuk membangun ekosistem ketenagalistrikan, terutama kapasitas nasional," ujarnya.

Baca juga: Hasil Monitoring Pemberitaan dan Tiga Media Sosial, Bos PLN Jadi Pemimpin Paling Populer

Darmawan mengaku memetakan semua.

"Dalam proses ini, membangun kapasitas nasional berarti membangun ekosistem yang lebih kuat," ucapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved