Breaking News:

BPJS Kesehatan KC Tangerang

Harapan dan Semangat Baru Saeful Setelah Menggunakan Kartu JKN untuk Cuci Darah

Saeful memutuskan untuk menggunakan Kartu JKN setelah mendapatkan penjelasan dari petugas rumah sakit

dokumentasi BPJS Kesehatan Cabang Tangerang
Saeful mengaku tidak tidak bisa membayangkan berapa biaya yang harus dibayar jika tidak menggunakan Kartu JKN. Kemudahan akses layanan kesehatan karena program JKN membuat Saeful bersyukur. 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Tak mudah menerima kenyataan ketika Saeful Rifa'i mendengar vonis dokter menderita gagal ginjal beberapa waktu lalu.

Pria berusia 54 tahun ini wajib menjalani cuci darah atau prosedur hemodialisis (HD).

"Sebelumnya tidak ada keluhan penyakit apa pun. Tiba-tiba saya merasa pusing, badan lemas, serta perut sakit dan mual sampai muntah berkali-kali," katanya melalui rilis yang diterima TribunBanten.com, Senin (5/12/2022).

Baca juga: Program JKN Bikin Abdul Rojak Terkesan, Pelayanan Rumah Sakit saat Rawat Inap Memuaskan dan Gratis

Setelah cek darah di rumah sakit, hasilnya kadar ureum dan kreatinin abnormal.

Saeful memutuskan untuk menggunakan Kartu Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN), walau pun sebenarnya dia sempat ragu.

Dia dan keluarga sempat ragu karena banyaknya berita simpang-siur.

Namun, Saeful memutuskan untuk menggunakan Kartu JKN setelah mendapatkan penjelasan dari petugas rumah sakit.

Dia pun memiliki harapan dan semangat baru setelah menggunakan Kartu JKN untuk menjalani prosedur HD.

"Mendengar kata cuci darah sudah langsung terbayang kalau saya harus transfusi seumur hidup," ujarnya.

Saeful mengaku tidak tidak bisa membayangkan berapa biaya yang harus dibayar jika tidak menggunakan Kartu JKN.

"Seluruh biaya sudah ditanggung BPJS Kesehatan. Kami tidak harus sampai menjual aset untuk biaya cuci darah," ucapnya.

Baca juga: Mobile JKN Memudahkan Citra Nuraeny, Kartu Digital Jadi Fitur yang Menarik Perhatian

Kemudahan akses layanan kesehatan karena program JKN membuat Saeful bersyukur.

Dia semakin bersyukur karena mendapat perawatan tanpa terkendala biaya pengobatan.

Upaya perbaikan pelayanan kesehatan dari BPJS Kesehatan pun diapresiasi.

Saeful sadar iuran yang sudah dibayarkan tidak sebanding dengan manfaat yang diterima selama ini.

Dia berharap agar seluruh peserta JKN selalu ingat akan kewajibannya membayar iuran rutin setiap bulan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved