Bendungan Pamarayan Serang Berstatus Siaga, Masyarkat Diimbau untuk Tetap Waspada
Debit air di Bendung Pamarayan yang berada di Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten kini berstatus siaga.
Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Debit air di Bendung Pamarayan yang berada di Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten kini berstatus siaga.
Situasi tersebut sudah terjadi sejak Kamis (29/12/2022) sekira pukul 02.00 WIB.
Berdasarkan data dari pos pemantauan pada pukul 15.00 WIB, debit air mencapai 1.093 meter kubik per detik dengan tinggi muka air dihulu 12,60 meter dan muka air dihilir 10,60 meter.
Petugas Pemantau debit air Sungai Ciujung di Bendungan Pamarayan, Suherman, mengatakan, saat ini ada enam pintu pengendali banjir yang dibuka.
Baca juga: Lima Kecamatan di Pandeglang Terdampak Banjir, 1.722 Kepala Keluarga Jadi Korban
Dimana untuk pintu satu sampai enam kapasitas nya sekitar 240 centimeter.
Ia mengatakan debit air dan ketinggiannya terus meningkat sejak pukul 02.00 WIB. Dengan muka air mecapai 410 centimeter.
“Ini debit airnya sudah terpantau naik dari jam 02.00 dini hari,” ujarnya.
Debit air Bendung Baru Pamarayan berstatus Siaga jika alirannya sudah mencapai 1.000 hingga 1.300 meter kubik per detik.
Baca juga: Sungai Ciujung di Lebak Meluap, Genangan Air Mulai Masuk Pemukiman Warga
Status tersebut dapat meningkat jadi Awas jika menyentuh angka 1.300 sampai 1.800 dan berstatus Bahaya jika debit air berada di atas 1.800 meter kubik per detik.
Naiknya status Siaga pada Bendung Baru Pamarayan, disebut dikarenakan curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Serang, Sungai Ciberang dan Sabagi.
Atas kondisi tersebut, Suherman mengimbau kepada warga agar tidak melakukan aktivitas di bantaran Sungai Ciujung selama status masih dalam keadaan Siaga.
“Saat status sudah siaga, maka bagi masyarakat yang berada di bantaran Sungai Ciujung yang di hulu maupun di hilir untuk tidak beraktivitas dibantaran sungai," katanya.
Baca juga: Wilayah Rawan Banjir dan Tanah Longsor di Lebak, Warga Waspada Dampak Cuaca Ekstrem
Ia mengatakan debit air di Bendungan
Pamarayan masih terus naik. Sebab dari Bendungan Lebak sudah mulai dilepas bertahap.
Dia mengaku masih akan memantau kondisi debit air melihat dari intensitas hujan yang terjadi saat ini.
"Kami tidak dapat memperkirakan karena memang tergantung dari intensitas hujan saat ini, " katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Bhhsysueheheh.jpg)