Sudah Telan Korban, Dinkes Kota Tangerang Perketat Pengawasan Ciki Ngebul
Dinas Kesehatan (dinkes) Kota Tangerang saat ini telah memperketat pengawasan ciki ngebul.
TRIBUNBANTEN.COM - Dinas Kesehatan (dinkes) Kota Tangerang saat ini telah memperketat pengawasan ciki ngebul.
Hal itu menyusul adanya korban keracunan usai memakan ciki ngebul.
Untuk diketahui, ada tujuh orang pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) di Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami keracunan setelah mengonsumsi ciki ngebul.
Baca juga: Jangan Panik! Ini Pertolongan Pertama saat Anak Keracunan Makanan
Para siswa dilaporkan mengalami mual, muntah, dan begah perut setelah mengonsumsi jajanan ciki ngebul tersebut.
Tak mau hal yang sama terjadi, Dinkes Kota Tangerang pun gerak cepat melakukan antisipasi.
"Orangtua diminta untuk meningkatkan kepedulian terhadap apa saja yang dikonsumsi anak-anaknya di luar rumah," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, Sabtu (7/1/2023).
Pada orangtua juga diminta agar dapat mengedukasi anaknya masing-masing untuk mengonsumsi jajanan yang lebih sehat dan higienis.
"Lebih baik lagi orangtua untuk lebih rajin mengolah makanan atau minuman sendiri di rumah untuk anak-anak, sehingga apapun yang dikonsumsi sang anak lebih pasti secara kebersihan dan kandungannya," katanya.
Baca juga: Konsumsi Makanan dari Posyandu, 18 Balita di Sampang Keracunan
"Karena pada dasarnya chiki ngebul atau makanan apa pun yang dijual di luar rumah, harus lebih diwaspadai kesehatannya, jangan mudah tergiur warna atau tampilan semata," imbuhnya.
Menurutnya, dampak dari mengonsumsi nitrogen cair lewat chiki ngebul atau ice smoke dapat menyebabkan cold burn atau frostbite, hingga menyebabkan kerusakan internal pada organ tubuh.
Cold burn atau luka bakar dingin merupakan kerusakan lokal pada kulit dan jaringan lainnya akibat pembekuan, lantara terlapar dingin dalam waktu berkepanjangan.
Adapun risiko bahaya nitrogen cair apabila bersentuhan dengan tubuh manusia, dapat menyebabkan kerusakan termal yang parah pada kulit, mata, maupun organ tubuh lainnya.
Baca juga: Segudang Manfaat Daun Kelor, Baik untuk Penderita Gula Darah hingga Mencegah Keracunan Arsenik
"Dalam kebanyakan kasus, cedera terjadi ketika kulit telanjang dan jaringan terbuka lainnya bersentuhan dengan nitrogen cair selama lebih dari beberapa detik," ucapnya.
"Misalnya, hal ini dapat terjadi jika seseorang menahan makanan berlapis nitrogen cair di mulutnya terlalu lama, atau jika camilan menempel di gusinya, maka dari itu sebaiknya lebih waspada dengan pilihan jajanan yang ingn dikonsumsi sang anak," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Ciki-ngebul.jpg)