Pandemi Covid-19 Mereda, Pertumbuhan UMKM di Lebak Capai 72.385 Selama 2022

Jumlah UMKM di Kabupaten Lebak, Banten meningkat setelah pandemi Covid-19 mereda.

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
Ilustarsi/Net
Ilustrasi UMKM. Jumlah UMKM di Kabupaten Lebak, Banten meningkat setelah pandemi Covid-19 mereda. Semula, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Dinkopukm) Kabupaten Lebak, mencatat jumlah UMKM di Lebak hanya 59.000. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Jumlah UMKM di Kabupaten Lebak, Banten meningkat setelah pandemi Covid-19 mereda.

Semula, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Dinkopukm) Kabupaten Lebak, mencatat jumlah UMKM di Lebak hanya 59.000.

"Setelah kita data ulang, ada ada peningkatan dan memenuhi target. Jadi jumlah UMKM di Lebak naik, dari 59.000, Walaupun masih jauh dari rasio kewirausahaan," kata Kepala Bidang Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Abdul Waseh, saat ditemui TribunBanten.com di kantornya, Selasa (31/1/2023).

Baca juga: Menparekraf Minta Pelaku UMKM Harus Melek Digital

Kini, jumlah UMKM di Lebak meningkat menjadi 72.385 UMKM di seluruh Kabupaten Lebak pada tahun 2022-2023.

Diketahui dari data Dinkop Lebak, pertumbuhan UMKM tersebut karena pandemi Covid-19 pada tahun 2022 sudah mulai menurun. Selain itu daya beli masyarakat juga yang tinggi pada tahun 2022.

UMKM di Lebak, didominasi oleh sektor perdagangan yakni kuliner dan kerajinan yang berada di 28 kecamatan Lebak.

Daerah dengan jumlah UMKM terbanyak masih di dominasi oleh Kecamatan Rangkasbitung, sebagai pusat perkotaan di Kabupaten Lebak.

Waseh menuturkan, pertumbuhan UMKM tersebut karena acara dan tempat wisata sudah bisa dibuka dan digelar.

"Jadi daya beli masyarakat naik, wisata dibuka dan event-event mulai banyak lagi, yang memberikan kebangkitan bagi UMKM," katanya.

Kendati demikian, walaupun UMKM mengalami pertumbuhan, Waseh menjelaskan saat masa pandemi produksi benar-benar melemah, tetapi memang tidak terlalu berpengaruh

"Memang tidak terlalu drop, saat itu. Cuma memang event-event dan promosi itu terbatas. Jadi terpengaruh hanya di promosi dan event aja. Tetapi memang apa yang dialami UMKM tidak separah apa yang dialami usaha Makro," ujarnya.

Baca juga: Kendalikan Laju Inflasi, Pemprov Banten Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas dan Mutu Produk Lokal

Dirinya menambahkan, optimis angka pertumbuhannya UMKM di Lebak dan rasio kewirausahaannya bisa lebih meningkat lagi.

"Kita optimis tahun ini pertumbuhan UMKM semakin meningkat dan mampu menstabilkan ekonomi masyarakat," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved