Terombang-ambing di Laut Selama Empat Hari, Nelayan Asal Lebak Ditemukan Terdampar di Tasikmalaya
Setelah empat hari hilang terhempas ombak, Makmur (56), nelayan asal Lebak, ditemukan terdampar di Pantai Pangkalan Tasikmalaya
Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Setelah empat hari hilang terhempas ombak, Makmur (56), nelayan asal Lebak, ditemukan terdampar di Pantai Pangkalan, Desa Mandala Jaya, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (31/1/2023).
Diketahui, Makmur yang menggunakan KM Dimas sempat hilang ketika mencari ikan. Korban hilang kontak karena kehabisan bahan bakar di perairan Cihara, Kabupaten Lebak.
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap korban bersama kapalnya di perairan Cihara dan sekitarnya selama empat hari.
Akhirnya setelah 4 hari hilang, pada hari kelima korban ditemukan terdampar di pesisir pantai pangkalan, Tasikmalaya.
Baca juga: Sargani Meninggal Dunia Mengapung di Sungai Cidurian Serang, 1,5 Meter dari Lokasi Tenggelam
"Alhamdulillah pada hari ini, pada hari kelima pencarian. Korban berhasil ditemukan di pantai Cemara, Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dalam keadaan selamat," kata Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Pencarian dan Pertolongan Basarnas Banten, Heru Amir, saat dihubungi TribunBanten.com, Selasa (31/1/2023).
Saat ditemukan, kata dia, korban dalam keadaan sehat dan sedang berada di Polsek Cikalong, Tasikmalaya.
"Saat ini korban sedang beristirahat dan dalam keadaan sehat disana," ujarnya.
Setelah korban ditemukan, operasi SAR dihentikan dan semua unsur dari Tim SAR Gabungan sudah dikembalikan ke satuanya masing-masing.
"Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR Gabungan terhadap nelayan hilang kontak KM. Dimas dihentikan, terimakasih kepada semua unsur yang sudah terlibat," katanya.
Saat ditemukan oleh warga sekitar di Tasikmalaya, kapal korban ditemukan dalam keadaan rusak karena menerjang derasnya ombak lautan Samudera Hindia.
Korban selama 4 hari terombang-ambing di lautan Samudera Hindia bersama kapalnya KM. Dimas, yang di Nakhodainya.
Baca juga: Kapal Karam Diterjang Gelombang, Nelayan di Lebak Nyaris Tewas Tenggelam
Sementara Anggota Basarnas Banten, Estu Riyadi, mengatakan, saat ditemukan kapal korban yakni KM. Dimas dalam keadaan sudah rusak.
"Jadi kapalnya sudah rusak, dan terdampar di pantai karean diterjang gelombang lautan," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Dirinya menambahkan terdamparnya dan ditemukannya korban. Karena korban terbawa arus dan gelombang tinggi di lautan.
"Karna mengikuti arus dan arah angin, akhirnya korban terdampar di Pantai Pangkalan, Tasikmalaya," ucapnya.
Saat ini Makmur akan dijemput oleh pihak keluarganya di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, menuju ke Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-orang-tenggelam.jpg)