Gempa di Turki

Anaknya Kuliah di Turki dan Terdampak Gempa, Lurah Tegalratu Kota Cilegon Harap-harap Cemas

Lurah Tegalratu di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon ikut terdampak gempa dahsyat Truki 7,8 magnitudo pada Senin (6/2/2023).

Tayang:
Penulis: Sopian Sauri | Editor: Ahmad Haris
AFP/Tribunnews/Dok.Nurul
Selain anak Nurul (kanan) putri dari Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta, anak dari Lurah Tegalratu di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon ikut terdampak gempa dahsyat Truki 7,8 magnitudo pada Senin (6/2/2023). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Kekhawatiran menyelimuti oleh Husnimah, Lurah Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon akan terjadinya gempa dahsyat 7,8 magnitudo di Turki, pada Senin (6/2/2023).

Pasalnya, anak dari Husnimah bernama Syehanifa, sedang menempuh pendidikan di Negara Turki.

Syehanifa yang merupakan mahasiswa semester 2 di Kahramanmaras Sutcu Imam University, di Kota Kahramanmaras, Turki itu terdampak gempa dahsyat tersebut.

Husnimah mengatakan, tempat anaknya tinggal di Kota Kahramanmaras, sangat dekat dengan pusat gempa yang berada di Nurdagi.

Bahkan dari pusat gempa dari Nurdagi ke Kahramanmaras, berdasarkan google maps hanya berjarak sekitar 50 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.

Kendati demikian, dia menyatakan, putranya Syehanifa dalam keadaan selamat, namun masih dievakuasi di dalam tenda.

Pemerintah setempat masih melarang untuk masuk ke dalam gedung.

"Alhamdulillah selamat," kata Husnimah saat dikonfirmasi TribunBanten.com, Rabu, (8/2/2023) siang.

"Sekarang mah masih dievakuasi di tenda, belum bisa ke gedung, belum bisa ke gedung, mau ke Kedubes di Ankara itu tidak bisa, karena kendala jalan licin dan belah," lanjutnya.

Ia mengatakan untuk stok makanan di tempat evakuasi masih aman.

Namun cuaca saat ini di Turki sedang musim dingin salju.

"Stok makanan aman seperti roti susu, di sana cuaca sedang musim salju dengan mines 7 ketebalan 1 centimeter," terangnya.

Husnimah mengaku saat ini juga kesulitan menghubungi putranya.

"Saya terakhir telepon semalam (Selasa, 7 Februari 2023) sekitar jam 10 (22.00 WIB), di sana sekitar Magrhrib jam 6 sore waktu Turki, untuk sekarang tidak bisa vidio call, namun di-WA hanya minta ditelpon saja," ungkapnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved