Rumah Janda Purnawirawan TNI di Cilegon Direhab Total Lewat Program TMMD ke-128
Kondisi rumah nenek Niah di Kompleks Taman Raya Cilegon, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, akhirnya mendapat perhatian Kodim 0623 Cilegon.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM – Kondisi rumah nenek Niah di Kompleks Taman Raya Cilegon, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, akhirnya mendapat perhatian dari Kodim 0623/Cilegon.
Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128, rumah milik warakawuri atau janda purnawirawan TNI tersebut direhab total agar menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman ditempati.
Rumah yang selama ini ditempati nenek Niah diketahui mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian kamar dan plafon yang nyaris ambruk.
Program rehab rumah tidak layak huni (Rutilahu) itu menjadi unit ke-10 dalam rangkaian kegiatan TMMD Ke-128 Kodim Cilegon yang ditargetkan rampung dalam waktu dua pekan dengan dukungan warga sekitar.
Koordinator Program Rutilahu TMMD ke 128 Mayor Mudjayin mengatakan, rehab rumah tidak layak huni yang dilakukan di rumah nenek Niah adalah bagian dari program TMMD. Rehab tersebut merupakan program rehab ke sepuluh.
“Kita lakukan kegiatan TMMD 128 ini, yang mana dalam kegiatan ini, ada kegiatan tambahan rutilahu sebanyak 10 rumah. Ini rumah yang ke sepuluh,” kata Mudjayin kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).
Baca juga: Petugas Kebersihan di Cilegon Sumringah Rumahnya Direhab TNI Lewat TMMD, Sempat Roboh Saat Ramadhan
Mudjayin menuturkan, suami dari nenek Niah adalah purnawirawan dan telah meninggal dunia.
Menurutnya, kondisi rumah nenek Niah jauh dari kata layak oleh karenanya perlu diperbaiki.
“Beliau adalah Warakawuri, janda dari pensiunan. Suaminya telah meninggal 20 tahun lalu,” tuturnya.
“Suaminya anggota TNI yang sudah meninggal. Kasihan kami melihat rumahnya yang tidak layak. Jadi untuk itu pada rangkaian kegitan TMMD ini kita laksanakan, renovasi rumah yang tidak layak huni,” ucapnya.
Dalam program itu, kata Mudjayin, rumah akan direhab total. Khususnya ruang kamar nenek Niah.
“Khususnya kamar Ibu Niah, karena kita tahu kita lihat. Dindingnya triplek yang sudah hancur begini. Jadi nanti kita buatkan kamar utama untuk Ibu Niah dan juga nanti plafon yang ambruk (Diperbaiki,-red),” paparnya.
Kodim Cilegon menargetkan perbaikan rumah Nenek Niah diestimasi rampung dalam dua pekan.
“Ditargetkan paling lambat 2 minggu. Karena tanggal 21 Mei, sudah harus selesai semuanya, clossed kegiatan. Insya Allah dibantu oleh warga,” terangnya.
Sementara, Putra dari Almarhum Koptu (Purn) Marjuki, Sulaiman mengucapkan terima kasih kepada Kodim Cilegon yang telah membantu merehab rumahnya. Ia dan keluarga kini bisa hidup lebih nyaman.
“Alhamdulillah, saya merasa senang, rumah bisa nyaman. Sebagai anak juga ingin renovasi rumah, berhubung tidak ada (Uang,-red) banyak kebutuhan, kayaknya fokus untuk lainnya,” pungkasnya.
| Percepat Pembangunan di Cilegon, Robinsar Kumpulkan Kepala OPD Evaluasi Serapan Anggaran |
|
|---|
| Sosok Febrianda Ryendra Kepala Kejari Cilegon yang Baru Gantikan Virgaliano Nahan |
|
|---|
| Satgas MBG Beberkan Hasil Uji Keracunan Makanan di Cilegon, Dua Sampel Ditemukan Kontaminasi Bakteri |
|
|---|
| Bangga dan Haru, Wakasek SMKN 2 Cilegon Berpesan untuk 301 Lulusan: Ini Awal Tantangan Baru |
|
|---|
| 1.000 Orang Daftar SPMB di SMKN II Kota Cilegon, Wakepsek: Baru 260 yang Berkasnya Disetujui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/NENEK-JANDA-TNI.jpg)