BNPB Data Lahan Padi Terdampak Banjir di Banten Periode Januari-Maret 2023, Ini Tujuannya
BNPB akan melakukan pendataan terhadap lahan padi yang terdampak banjir di Banten.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kakordalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Brigjen TNI Lukmansyah menyatakan akan melakukan pendataan terhadap lahan padi yang terdampak banjir di Banten.
Hal itu dikatakan Brigjen TNI Lukmansyah saat rapat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten.
Rapat koordinasi itu diikuti seluruh BPBD kabupaten kota, beserta Dinas Pertanian dan Perternakan di kabupaten kota se-Provinsi Banten.
Baca juga: Sekda Kota Serang Akui Drainase Tidak Optimal Jadi Biang Kerok Banjir
"Saya datang ke sini untuk mendata, kita mencari data tentang tanaman padi yang rusak akibat banjir khusus tahun ini dari Januari sampai Maret 2023," ujarnya saat ditemui di aula BPBD Provinsi Banten, Kamis (16/3/2023).
Disampaikan dia, pendataan itu dilakukan se-Indonesia termasuk Provinsi Banten.
Adapun yang didata oleh BNPB, kata dia, yakni data mengenai berapa luas lahan pertanian padi di setiap provinsi.
Kemudian berapa luas yang terdampak banjir dan berapa luas yang mengalami puso atau gagal panen.
"Kita akan mendata kira-kira kerugiannya berapa, dilihat dari produksinya, ongkos produksi, sewa lahan dan hasil atau pendapatan," terangnya.
Lukmansyah menyampaikan bahwa proses pendataan itu baru rancangan dari BNPB.
Kemudian data tersebut akan diserahkan ke Presiden RI Joko Widodo oleh Kepala BNPB kepada presiden.
"Selebihnya akan menjadi keputusan presiden, tugas kita hanya mendata saja," ungkapnya.
Baca juga: Akibat Hujan yang Terus Mengguyur, Sejumlah Wilayah di Kota Tangerang Terendam Banjir
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Banten Nana Suryana menambahkan, rakor tersebut membahas program BNPB, terkait dengan penanganan gagal panen akibat banjir.
"Ini di seluruh Indonesia bukan hanya di Banten kebetulan yang ditugaskan ke Banten ini pak Lukman, beliau di BNPB," katanya.
Disampaikan Nana, dalam rapat tersebut semua pihak yang terlibat baik itu BPBD ataupun Dinas Pertanian se-Provinsi Banten.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/BNPB-afsf.jpg)